12 PNS Terbukti Melanggar
Kamis, 23 Agustus 2012 11:00:11

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Dalam waktu setengah semester di tahun 2012 ini, tercatat sebanyak 12 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan satu aparat desa yang melanggar. Data itu didapat dari Inspektorat Kabupaten Bojonegoro.

Bahkan, dari jumlah PNS tersebut, empat di antaranya terancam sanksi pemecatan karena tidak masuk kerja selama 40 hari tanpa alasan yang jelas.

"Karena alasan itu, sehingga yang bersangkutan terkena sanksi pemecatan," kata Kepala Inspektorat, I Nyoman Sudana.

Menurut Nyoman, selain sanksi pemecatan, ada juga sanksi lain yang harus diterima PNS yang melanggar ini. Di antaranya penurunan pangkat, peringatan, penurunan gaji berkala serta penundaan kenaikan pangkat.

"Sanksi yang diberikan tergantung tingkat kesalahan yang dilakukan oleh yang bersangkutan," imbuhnya.

Dijelakan pria asal Bali ini bahwa pelanggaran ini sebagian besar dilakukan oleh PNS yang masih menjabat di bagian staf.

Ada beberapa alasan yang kerap ditemui dari masing-masing PNS yang melanggar. Di antara kasus yang paling sering terjadi adalah karena terlilit utang dan merasa gaji yang dinilai tidak mencukupi, sehingga dirinya malas masuk kerja. Kemudian ada laporan masuk dan bisa dilakukan pemecatan. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Kamis, 24 Juli 2014 04:01:21 Festival Oklik di Bojonegoro
    Berbagai tampilan unik disajikan peserta Festival Oklik di Kabupaten Bojonegoro. Tampak pejuang Hamas membawa kentongan dan berdoa untuk warga jalur Gaza.
    Redaksi
    Kamis, 26 Juni 2014 17:00:27 Open Office Tandai Syukuran Ultah bB Media Ketiga Open Office Tandai Syukuran Ultah bB Media Ketiga
    Hari ini, Kamis (26/6/2014), blokBojonegoro Media (www.blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) tepat berusia tiga tahun.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Minggu, 27 Juli 2014 23:30:13 Malam Takbiran, Remaja Langgar Nyate Bareng Malam Takbiran, Remaja Langgar Nyate Bareng
    Ada banyak cara yang dilakukan untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Salah satunya seperti yang dilakukan warga di Dukuh Sanggrahan, Desa Sekaran, Kecamatan Balen. Para remaja langgar Al-Azhar mengadakan acara bakar sate (nyate) bersama di malam takbiran.
    Info Tabloid bB
    Kamis, 05 Juni 2014 10:06:41 Edisi Migas di Juni 2014
    Jelang masa produksi puncak minyak dan gas bumi (Migas) Blok Cepu, ternyata masih menyisakan sejumlah polemik mengenai pembebasan lahan. Dengan tema rubrik Investigasi "Sengketa Lahan Migas" redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin mengetengahkan liputan ekslusif mengenai perjalanan proses pembebasan lahan. ...