12 PNS Terbukti Melanggar
Kamis, 23 Agustus 2012 11:00:11

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Dalam waktu setengah semester di tahun 2012 ini, tercatat sebanyak 12 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan satu aparat desa yang melanggar. Data itu didapat dari Inspektorat Kabupaten Bojonegoro.

Bahkan, dari jumlah PNS tersebut, empat di antaranya terancam sanksi pemecatan karena tidak masuk kerja selama 40 hari tanpa alasan yang jelas.

"Karena alasan itu, sehingga yang bersangkutan terkena sanksi pemecatan," kata Kepala Inspektorat, I Nyoman Sudana.

Menurut Nyoman, selain sanksi pemecatan, ada juga sanksi lain yang harus diterima PNS yang melanggar ini. Di antaranya penurunan pangkat, peringatan, penurunan gaji berkala serta penundaan kenaikan pangkat.

"Sanksi yang diberikan tergantung tingkat kesalahan yang dilakukan oleh yang bersangkutan," imbuhnya.

Dijelakan pria asal Bali ini bahwa pelanggaran ini sebagian besar dilakukan oleh PNS yang masih menjabat di bagian staf.

Ada beberapa alasan yang kerap ditemui dari masing-masing PNS yang melanggar. Di antara kasus yang paling sering terjadi adalah karena terlilit utang dan merasa gaji yang dinilai tidak mencukupi, sehingga dirinya malas masuk kerja. Kemudian ada laporan masuk dan bisa dilakukan pemecatan. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Minggu, 03 Januari 2016 07:55:20 Uniknya Balap Ulat di Tuban
    Balap sepeda atau balap merpati sudah menjadi hal yang lumrah dan sering kita jumpai. Namun perlombaan satu ini mungkin satu-satunya yang pernah ada di dunia, yaitu balap ulat daun jati. Lomba Unik itu diadakan masyarakat Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hutan.
    Redaksi
    Jumat, 04 Desember 2015 13:30:00 Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB
    Crew Media Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan(IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro, Sinergi mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro Media (tabloid blokBojonegoro & blokBojonegoro.com) di Jalan MT Haryono, Ruko Permata Jetak No. 5A Bojonegoro, Jumat (4/12/2015).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 06 Februari 2016 21:30:13 Diskusi OBOR PAC GP Ansor Gayam Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi
    Ramainya faham-faham radikal yang berkembang di masyarakat, dan adanya seruan dari ketua PBNU KH. Said Aqil Siroj, bahwa Indonesia dalam keadaan darurat wahabi. Hal itu mendorong sahabat-sahabat PAC GP Ansor Gayam dalam kegiatan kajian rutin OBOR (Obrolan Bareng Ansor), yang secara spesifik mengusung tema 'Mengupas Ekstrimisme Faham Wahabi dan Tantangan Bagi Kaum Nahdliyin' yang bertempat di masjid al-Muttaqin, Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...