Penjualan BBM Ilegal
Kapolres: Tersangka Langgar Kode Etik
Sabtu, 08 Desember 2012 09:00:00 Kapolres: Tersangka Langgar Kode Etik

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Seorang polisi tersangka bisnis bahan bakar minyak (BBM) ilegal terancam mendapat sanksi tegas. Pasalnya, Bripka Bowo diduga telah melanggar kode etik kepolisian. Polisi yang bertugas di Polsek Malo itu resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Kamis (6/12/2012) setelah penyidik polres melimpahkan tahap dua.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setyadi membenarkan bila tersangka telah ditahan dan akan menjalani sidang kode etik. "Kita akan berikan sanksi setelah hasil persidangan selesai," kata Kapolres.

Menurut Rakhmad, adapun sanksi berat yang akan diberikan bisa berupa mutasi atau dipindahtugaskan dan penundaan pangkat. Untuk mutasi itu menurut Rakhmad masih ada pertimbangan, kalau ia punyai prestasi, itu bisa lebih meringankan. Namun semua itu menunggu putusan pengadilan. Kalau berat, kata Kapolres bisa saja ia dipecat.

Terkait pengawasan terhadap anggota Polres Bojonegoro, Kapolres Rakhmad Setyadi menegaskan akan menindak jika terdapat anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik di lapangan.

Seperti diberitakan blokBojonegoro.com sebelumnya, Kejari Bojonegoro telah menahan Bripka Bowo karena kedapatan menjalankan bisnis BBM ilegal. Dalam kasus ini, tersangka diduga sudah lama melakukan bisnis BBM ilegal. Polisi menyita 2 mobil tangki berisi BBM dari sumur tradisional Hargomulyo, Kecamatan Kedewan.

Perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 52 Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi yang menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan eksplorasi dan atau eksploitasi tanpa mempunyai kontrak kerjasama dengan Badan Pelaksana dapat dikenakan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar. [oel/yud]
 

Komentar Pembaca
  • Minggu, 09 Desember 2012 02:43:46 police super
  • pak kapolres, masih banyak tuh anak buahnya yang main minyak, bahkan solar SPBU yang bersubsidipun dimainkan untuk dikirim ke pabrik. gimana tuh, masa gak tau?? tindak tegas dong....!!

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Minggu, 03 Januari 2016 07:55:20 Uniknya Balap Ulat di Tuban
Balap sepeda atau balap merpati sudah menjadi hal yang lumrah dan sering kita jumpai. Namun perlombaan satu ini mungkin satu-satunya yang pernah ada di dunia, yaitu balap ulat daun jati. Lomba Unik itu diadakan masyarakat Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hutan.
Redaksi
Jumat, 04 Desember 2015 13:30:00 Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB
Crew Media Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan(IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro, Sinergi mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro Media (tabloid blokBojonegoro & blokBojonegoro.com) di Jalan MT Haryono, Ruko Permata Jetak No. 5A Bojonegoro, Jumat (4/12/2015).
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 06 Februari 2016 21:30:13 Diskusi OBOR PAC GP Ansor Gayam Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi
Ramainya faham-faham radikal yang berkembang di masyarakat, dan adanya seruan dari ketua PBNU KH. Said Aqil Siroj, bahwa Indonesia dalam keadaan darurat wahabi. Hal itu mendorong sahabat-sahabat PAC GP Ansor Gayam dalam kegiatan kajian rutin OBOR (Obrolan Bareng Ansor), yang secara spesifik mengusung tema 'Mengupas Ekstrimisme Faham Wahabi dan Tantangan Bagi Kaum Nahdliyin' yang bertempat di masjid al-Muttaqin, Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...