TF Guru Non PNS di Kemenag
Mapenda Kemenag Sudah Berupaya Cairkan TF
Selasa, 11 Desember 2012 06:00:00 Mapenda Kemenag Sudah Berupaya Cairkan TF

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro melalui Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama (Mapenda) sudah berupaya untuk mencairkan kekurangan tunjangan fungsional (TF).

Kasi Mapenda Kemenag Bojonegoro, Yasmani mengatakan, setelah turunnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) diketahui bahwa kekurangan TF bagi guru-guru tak bisa turun. Sehingga Kemenang Bojonegoro pun lalu mengusulkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP). Namun, APBNP se-Jawa Timur menurut Yasmani juga tidak cair.

"Kenapa tidak disetujui DPR, APBNP yang diajukan," jelasnya.

Menurutnya anggaran yang ditetapkan sudah sesuai, namun ada sekitar delapan kabupaten yang menerima TF tidak utuh. Seperti, Nganjuk, Surabaya, Pasuruan, Blitar dan paling parah Banyuwangi.

Yasmani juga menjelaskan, pengajuan TF melalui DIPA sudah sesuai prosedur dan tidak ada kesalahan. Sementara terkait kekurangannya, ia menjelaskan bahwa sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.

"Kanwil sendiri tidak bisa menjawab, kewenangan seluruhnya tergantung Kanwil," terang Yasmani.

Terkait kekurangan pencairan TF, ia menyatakan sudah mengupayakan pencairan sesuai porsi. Yasmani juga menjelaskan bahwa masalah ini tidak ada kaitannya dengan kekecewaan guru usai perpindahan bank beberapa waktu lalu.

Sejauh ini Yasmani mengaku belum ada solusi dari Kakanwil Kemenag Jawa Timur. "Akan segera memberikan informasi perkembangannya, sambil menunggu solusi dari Kakanwil," tandas Kasi Mapenda. [zid/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...