Prasetyo Nugroho, Pengusaha Java Travel
Dari Soto Ayam, Sukses di Usaha Travel
Rabu, 16 Januari 2013 06:00:23 Dari Soto Ayam, Sukses di Usaha Travel

Bagi Prasetyo Nugroho bisnis tidak harus selalu bermodalkan banyak uang. Kepercayaan dan rasa ikhlas jauh lebih penting. Tak heran jika bisnis travel yang digeluti dengan hati, kini berbuah manis.

Reporter: Desi Sabrina Ekawati

blokBojonegoro.com - Bagi Hendro-panggilan akrab Prasetyo Nugroho-bisnis dan membantu orang lain adalah dua hal yang berkaitan. Bisnisnya adalah memberi jasa antar jemput (jasa travel) masyarakat.

Awalnya dia bukanlah pemilik perusahaan jasa travel, melainkan pengusaha warung makan soto ayam. Namun saat Yuli-sang istri-sakit, ia tak bisa melanjutkan bisnis itu.

Namun, lambat laun rezeki itu datang tak disangka ketika salah seorang kawannya mengajak berbisnis menjadi agen tiket atau biro perjalanan. Tak ada keraguan, ia pun mengiyakan ajakan tersebut dan sampai saat ini bisnis berkembang, yakni sudah memiliki dua tempat pengelolaan biro perjalanan.

"Berbisnis di sektor jasa itu harus tenang, sabar dan ikhlas. Jangan terburu-buru ingin uang banyak, tetapi ikhlaskan hati menolong pelanggan itu membuat kami sekeluarga bisa bertahan hingga sekarang," katanya.

Prasetyo Nugroho, kini berusaha mengembangkan bisnisnya dengan cara menanam kepercayaan dari pelanggan. Ayah dua anak ini sudah hampir empat tahun menekuni bisnis biro perjalanan tanpa modal banyak.

"Karena itulah dasar dari usaha. Apalagi jasa pelayanan seperti yang saya lakukan ini kalau tidak sabar ya bisa berhenti," kata pria asal Surabaya ini.

Kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat akan tiket perjalanan telah mengantarkan dirinya sukses sebagai wirausahawan. Melalui usaha Paraja Tour and Travel yang didirikan pada 2008 itu memiliki dua mitra lokal di Kota Bojonegoro. Padahal semula dia hanya memiliki lokasi usaha kecil.

Agar lebih dikenal khalayak, dia juga melakukan promosi, meski masih sederhana yakni promosi dari mulut ke mulut. Menurutnya jika jaringan yang sudah terbina, terutama rekan-rekannya, cukup menunjang usahanya yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Bojonegoro ini.

“Persaingan antara sesama usaha tour and travel itu bukan kendala. Dengan tetap memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, otomatis akan semakin menguatkan hubungan yang terjalin selama ini,” terangnya.[eci/ang]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Minggu, 03 Januari 2016 07:55:20 Uniknya Balap Ulat di Tuban
    Balap sepeda atau balap merpati sudah menjadi hal yang lumrah dan sering kita jumpai. Namun perlombaan satu ini mungkin satu-satunya yang pernah ada di dunia, yaitu balap ulat daun jati. Lomba Unik itu diadakan masyarakat Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hutan.
    Redaksi
    Jumat, 04 Desember 2015 13:30:00 Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB
    Crew Media Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan(IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro, Sinergi mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro Media (tabloid blokBojonegoro & blokBojonegoro.com) di Jalan MT Haryono, Ruko Permata Jetak No. 5A Bojonegoro, Jumat (4/12/2015).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 06 Februari 2016 21:30:13 Diskusi OBOR PAC GP Ansor Gayam Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi
    Ramainya faham-faham radikal yang berkembang di masyarakat, dan adanya seruan dari ketua PBNU KH. Said Aqil Siroj, bahwa Indonesia dalam keadaan darurat wahabi. Hal itu mendorong sahabat-sahabat PAC GP Ansor Gayam dalam kegiatan kajian rutin OBOR (Obrolan Bareng Ansor), yang secara spesifik mengusung tema 'Mengupas Ekstrimisme Faham Wahabi dan Tantangan Bagi Kaum Nahdliyin' yang bertempat di masjid al-Muttaqin, Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...