Kredit Macet di Bank Bojonegoro Tergolong Kecil
Sabtu, 19 Januari 2013 20:00:16 Kredit Macet di Bank Bojonegoro Tergolong Kecil

Reporter: Hazhu Muthoharoh

blokBojonegoro.com - Tingkat kredit bermasalah (non performance lown/NPL) di sejumlah bank di Bojonegoro tergolong masih rendah. Rata-rata NPL hanya 1-1,5% dari total seluruh kredit yang terealisasi.

Rendahnya NPL ini berdasarkan ukuran dari tingkat kredit bermasalah high level NPL yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) sebesar 5%.

Misalnya saja NPL di PD BPR Pemkab Bojonegoro. Kepala Biro Pemasaran, A.S. Agus Julianto mengatakan bahwa tingkat NPL di bank yang beralamat di Jalan Hasyim Asyari ini masih di bawah 2% yakni sebesar 1,2%.

"Biasanya ini dari kredit modal usaha, seperti pedagang pasar," kata pria berkumis ini.

Ia menambahkan bahwa meskipun demikian pihak bank terus melakukan pembinaan kepada debitur yang mengalami permasalahan dan kesulitan sehingga masalah bisa terselesaikan dengan baik. "Kami tidak menggunakan jasa dept collector, karena kita menggunakan asas kekeluargaan," imbuh Agus.

Tingkat NPL yang tergolong aman juga terjadi di Bank Central Asia (BCA) Cabang Bojonegoro. Pimpinan Cabang BCA Bojonegoro, Sugeng Hardjanto mengatakan bahwa NPL di kantor Jalan Mastrip ini masih 1%.

"Masih sedikit prosentasenya, kira-kira 1% dari total kredit yang ada. Itu pun kebanyakan dari Kredit modal Usaha dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)," kata pria bermata sipit ini.

Ia menambahkan bahwa membengkaknya tagihan kartu kredit juga menyumbang angka NPL, untuk itu ia berharap adanya regulasi pembatasan Kartu kredit bisa mengurangi tingkat NPL.[zhu/ang]

Teks Foto: Ilustrasi bank di Bojonegoro

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...