Mahasiswa IAIN Sunan Ampel KKN di Bojonegoro
Selasa, 22 Januari 2013 20:30:41

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Selama satu bulan ke depan, ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya akan melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di delapan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Sebelum menuju lokasi, mahasiswa itu diterima di Pendopo Malowopati Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (22/1/2013).

KKN mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya di Bojonegoro ini akan dilaksanakan di Kecamatan Bubulan, Ngasem dan Gayam. Dari total mahasiswa yang mengikuti KKN pada tahun 2013 ini, sebagian besar berlokasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

KKN kali ini bertema Participatory action research (PAR) di wilayah Bojonegoro dalam upaya mendukung kesuksesan program yang dijalankan pemerintah. KKN dengan tema PAR ini sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu.

Khusus di Bojonegoro ada beberapa program yang sudah berhasil, seperti  pemilahan sampah organik dan non organik di Desa Sambongrejo, sanggar baca masyarakat di Desa Senganten, Kecamatan Gondang; dan satu unit PLTA di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

"Kami akan berusaha melakukan KKN di Bojonegoro ini dengan sebaik mungkin. Yang lebih utama adalah bagaimana para mahasiswa ini bisa berperan aktif di tengah masyarakat yang tentunya sejalan dengan program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro," kata Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Abdul A'la.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto menyampaikan bahwa Bojonegoro pernah mengalami sejarah kemiskinan yang luar biasa di masa pemerintahan penjajah Belanda. Kemiskinan yang melanda ini dikarenakan beberapa kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Belanda seperti sistem tanam paksa yang dilakukan oleh pemerintah kepada petani.

Selain itu, lanjut bupati, sistem gadai sawah yang diperkenalkan juga membuat masyarakat Bojonegoro semakin terpuruk dalam kemiskinan,  serta pembayaran pajak dengan uang juga menjadi salah satu faktornya.

"Melihat sejarah ini, maka dalam upaya membangun di Bojonegoro harus melalui beberapa pendekatan, yakni melalui modal sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata Suyoto.

Dua modal tersebut dianggap memiliki peran vital dan urgen dalam upaya menyukseskan pembangunan di Bojonegoro. Ke depan, imbu Suyoto, dalam upaya membangun Bojonegoro ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan memprioritaskan pada tata kelola kesejahteraan dan tata kelola lingkungan yang tepat.

"Bojonegoro memiliki potensi lokal dan genius lokal yang luar biasa di antaranya adalah seperti yang berada di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang. Di mana iuran kematian mampu diberdayakan dan dikelola sebaik mungkin," jelasnya.

Salah satunya adalah pada bidang lumbung pangan untuk wilayah tersebut serta memberikan efek pada sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dirinya menambahkan bahwa masih banyak kearifan lokal di Bojonegoro yang bisa ditemui di Bojonegoro. Diharapkan dengan adanya KKN ini akan turut serta mengembangkan dan memberdayakan kearifan ekonomi lokal tersebut. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...