Gangguan Makan Termasuk Gangguan Mental
Rabu, 20 Februari 2013 07:00:00 Gangguan Makan Termasuk Gangguan Mental

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Kegemukan memang identik dengan penyakit dan penampilan yang kurang menawan. Karenanya, orang yang takut kegemukan melakukan berbagai cara untuk menghindari kegemukan. Tetapi, hasilnya seringkali membuat mereka mengalami gangguan pola makan.

Gangguan pola makan (eating disorder) terjadi karena seseorang melakukan penurunan berat badan dengan cara yang salah.

"Cara-cara instan yang banyak ditawarkan juga memperparah kondisi ini," kata dr.Grace Judio-Kahl, pemerhati gaya hidup dan konsultan penurunan berat badan dari Shape UP Indonesia dalam acara Tummy Talk di Jakarta, Selasa (19/2/13).

Ia menambahkan, banyak orang yang mengeluhkan berat badannya sulit turun ternyata menderita gangguan pola makan. "Banyak orang yang makan karena dorongan hati bukan karena rasa lapar," kata dokter yang berpengalaman menangani pasien dengan masalah berat badan ini.

Gangguan pola makan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari bulimia, anoreksia, compulsive overating (makan berlebihan), emotional eating (makanan jadi pelarian saat stres), night eating syndrome (bangun dari tidur di malam hari untuk makan), hingga binge eating (makan banyak tetapi selalu merasa bersalah).

Dalam Ppedoman Penyakit Gangguan Jiwa atau pun Diagnostic and Statistic Mental Disorder, gangguan pola makan termasuk dalam gangguan mental.

Menurut Tara Adhisti de Thouars, psikolog dari Shape Up Indonesia, kebanyakan orang yang mengalami gangguan pola makan menyadari perilaku makannya tidak tepat tetapi mereka sulit mengontrol diri.

"Eating disorder adalah musuh dalam diri sendiri. Terjadinya gangguan pola makan ini juga dipengaruhi oleh karakter orang yang bersangkutan," kata Tara.

Misalnya saja pada orang yang rentan stres dan emosinya tidak stabil akan lebih beresiko mengalami gangguan pola makan.

"Setelah makan banyak mereka merasa lepas. Tetapi ia lalu merasa bersalah dan perasaan itu menghilangkan perasaan positif yang tadi muncul," paparnya.

Gangguan pada bagian tertentu di otak yang mengatur emosi dan pengendalian diri juga bisa memicu seseorang mengalami gangguan pola makan.

Grace menjelaskan, gangguan pola makan tidak bisa diatasi hanya dengan konseling gizi saja. Diperlukan juga terapi kogntifi, bahkan obat-obatan tergantung kondisi mental pasien. [yud]

Sumber http://health.kompas.com/read/2013/02/19/14371537/Gangguan.Makan.Termasuk.Gangguan.Mental

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Senin, 20 April 2015 19:30:19 Inilah Daftar Donasi Masuk untuk Kang Masnoen
    Di bawah ini daftar donasi yang telah masuk kepada tim bloKers (Pembaca Setia blokBojonegoro Media dan Sahabat Masnoen), baik yang ditransfer atau yang diserahkan langsung ke kantor blokBojonegoro Media.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 25 April 2015 21:00:48 Uji Ketangkasan MI Muntafa'ul Ulum Gelar ODMG Uji Ketangkasan MI Muntafa
    Untuk mengisi waktu usai melaksanakan Ujian Ma'arif dan Ujian Akhir Sekolah, 28 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muntafa'ul Ulum, Desa Ngemplak, Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan Outdoor Management Games (ODMG), Kamis (23/4/2015) lalu.
    Info Tabloid bB
    Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...