Korupsi APE, Disdikda Terima Surat Panggilan Kejati
Selasa, 26 Februari 2013 17:00:17

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Peraga Edukatif (APE) yang terjadi di 132 kelompok belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bojonegoro, masih terus diselidiki oleh Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim).

Setelah memeriksa 132 kepala PAUD di Bojonegoro, Kejati kembali melayangkan surat panggilan kepada pegawai di lingkup dinas pendidikan setempat. Surat itu dikirim melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, selanjutnya disampaikan kepada pimpinan dinas pendidikan.

"Ya,memang ada surat dari Kejati, tapi saya nggak tahu isinya apa," ujar Kasi Pidana Khusus Kejari Bojonegoro, Musleh Rahman.

Surat dari Kejati dipastikan sudah di tangan pimpinan Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro. Terpisah, Kepala Disdikda Bojonegoro, Husnul Khuluq membenarkan sudah menerima surat tersebut. Hanya saja, ia tidak hafal siapa saja yang dipanggil. Karena penyampaian panggilan ditangani Sekretariat Disdikda.

"Maaf, saya tidak hafal. Karena yang menangani penyampaian surat panggilan Pak Edo," jelas Husnul Khuluq.

Pegawai Disdikda yang dimaksud adalah Sekretaris Disdikda Edward Gumansalangi. Sesuai petunjuk surat sejumlah pegawai Disdikda akan dimintai keterangan sebagai saksi oleh tim penyidik Kejati. Sementara sampai sekarang Sekretaris Disdikda juga belum berhasil dikonfirmasi soal nama-nama yang akan diperiksa.

Pengembangan pemeriksaan ini ditengarai bersumber dari hasil pemeriksaan para kepala sekolah di aula Kejari Bojonegoro beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, dalam pemeriksaan juga terungkap bahwa dari uang Rp8 juta masing-masing PAUD dimintai Rp7,2 juta oleh dua tersangka.

Dari Rp 7,2 juta itu yang direalisasikan hanya 30 persen. Dan sisa Rp800 ribu diberikan ke pengelola PAUD dengan dalih untuk membayar pajak dan sebagainya. Kejati telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Chumaidi selaku Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal Dinas Pendidikan Bojonegoro, serta Elita staff dari Chumaidi. [oel/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Kamis, 14 April 2016 12:00:19 Blok Buku Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis
    Bagi anda pecinta buku, blokBojonegoro punya sesuatu untuk Anda. Sesuatu itu adalah rubrik Blok Buku. Ya, sebuah blok atau semacam komunitas, yang Anda bisa sekedar berbelok mampir untuk duduk-duduk santai di blok tersebut. Bisa sekadar membaca, atau ikut mengisi rubrik tersebut.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 23 April 2016 15:00:00 Hari Kartini 21 April Cara Kreatif Rayakan Hari Kartini ala MYM Cara Kreatif Rayakan Hari Kartini ala MYM
    21 April di Indonesia diperingati sebagai Hari Kartini. Peran pahlawan nasional yang satu ini dalam memperjuangkan pendidikan dan emansipasi wanita menjadi inspirasi bagi seluruh generasi. Tak jarang jika beragam peringatan dan perlombaan lazim diadakan seperti memakai kebaya, lomba membuat esai tentang perempuan, bahkan yang terbaru akan ada sebuah film khusus tentang RA Kartini.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...