Harga Bumbu Dapur Melonjak Tajam
Minggu, 10 Maret 2013 08:00:00 Harga Bumbu Dapur Melonjak Tajam

Reporter: Hazhu Muthoharoh

blokBojonegoro.com - Harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro melonjak tajam. Kenaikan harga ini terjadi sejak tiga hari yang lalu dan selalu naik tiap harinya.

Berdasarkan pantauan blokBojonegoro.com, harga bawang putih saat ini mencapai  Rp45.000/kilogram (kg) atau naik 40% dari harga sebelumnya Rp35.000/kg. Kenaikan yang cukup drastis juga terjadi pada cabai rawit merah dari harga Rp40.000/kg menjadi Rp45.000/kg. Sedangkan untuk bawang merah dan cabai merah kriting masih stabil di harga Rp35.000 dan Rp22.000/kg.

Menurut salah satu pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, Sumirah, naiknya harga komoditas dapur ini berdampak pada menurunnya jumlah pembeli. Akibatnya, omset pedagang pun turun hingga 50%.

"Setiap hari naik, kadang dalam hitungan jam saja harganya juga sudah naik. Padahal kita setiap hari kulak, keuntungannya juga tidak seberapa, apalagi ongkosnya mahal," kata wanita asal Gang Hartono, Kota Bojonegoro ini.

Sementara itu, salah satu pembeli asal Desa Ledok, Iin mengaku memangkas belanjaanya karena harga-harga yang mahal. Ia mengambil langkah tersebut agar lebih hemat.

"Kalau dulu beli bawang putih langsung satu kilo, sekarang seperempat dulu, takut sama harganya," katanya.

Menurut para pedagang, penyebab naiknya harga ini diduga karena cuaca yang masih hujan sehingga hasil panen kurang maksimal. Selain itu biaya akomodasi yang relatif mahal juga berpengaruh pada harga di pasaran. [zhu/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Minggu, 15 Mei 2016 10:00:13 Gerakan Bojonegoro Menulis Gerakan Bojonegoro Menulis
    Perkembangan ekonomi Kabupaten Bojonegoro cukup pesat. Hal itu tak lepas dari produksi minyak di Blok Cepu yang mencapai puncak 165.000 barel perhari (bph). Ladang Blok Cepu berada di wilayah selatan Bojonegoro. Industri migas itupun berdampak di bidang lain, mulai sosial, politik, pariwisata, dan pendidikan.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 28 Mei 2016 16:00:11 Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan
    Seni hadrah sudah dikenal sebagai salah satu bentuk kesenian yang menjadi bagian dalam melakukan penyebaran ajaran agama Islam. Seni inipun diketahui sudah digunakan oleh para ulama sejak jaman dahulu dalam berdakwah. Dengan melestarikan seni ini, diharapkan nilai dari ajaran Islam semakin dapat dirasakan-melalui pendekatan budaya-oleh seluruh masyarakat. Hal tersebut juga menjadi ihtiyar yang dilakukan oleh Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...