Terkait Kebencanaan, DPRD Sleman Contoh Bojonegoro
Rabu, 27 Maret 2013 19:30:48 Terkait Kebencanaan, DPRD Sleman Contoh Bojonegoro

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi bahan percontohan kabupaten lain. Kali ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro kedatangan tamu dari anggota DPRD Kabupaten Sleman pada Rabu (27/3/2013) tadi.

Anggota dewan yang datang atas nama Pansus II ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Bojonegoro untuk menanyakan tentang penanggulangan bencana. Terlebih, Bojonegoro telah memiliki badan khusus penanggulangan bencana, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dipimpin oleh Kasiyanto.

Di DPRD Bojonegoro, sebanyak 28 orang anggota dewan itu ditemui oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, M. Thalhah beserta Anggota Komisi C dan pihak BPBD.

"Kami akan membuat Raperda tentang penanggulangan bencana. Mengingat Bojonegoro telah lebih dulu memiliki BPBD, sehingga kami ingin tahu seperti apa," tutur Wakil Ketua DPRD Sleman, Rohman Agus Sukamta.

Selain karena alasan tersebut, pansus yang diketuai oleh Dwi Yogamashitnta ini menganggap bahwa kondisi geografis Bojonegoro tidak jauh berbeda dengan Sleman. Meskipun wilayah Sleman kerap kali terjadi bencana gunung merapi dan itu tidak terjadi di Bojonegoro.

Disampaikan ketua rombongan bahwa kabupaten yang memiliki 17 kecamatan ini berpotensi terjadi bencana gunung merapi. Hal tersebut merupakan berkah bagi  penambang, tapi juga jadi bencana bagi masyarakat lain. Sehingga terjadi gesekan di masyarakat bawah. Selain itu, ada pula bencana banjir dan angin puting beliung.

Sementara itu, untuk bencana di Kabupaten Bojonegoro ini yang menjadi langganan adalah banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Keberadaan BPBD di Kabupaten Bojonegoro ini berawal dari bencana banjir besar yang terjadi di tahun 2008 silam sehingga mengakibatkan akses ke kawasan kota lumpuh.

"Setelah itu, ada kebijakan untuk membuat lembaga BPBD. Dan kami (BPBD) terbentuk pada 14 agustus 2009 berdasarkan Peraturan Bupati No 32/2009," jelas Kepala BPBD Bojonegoro, Kasiyanto. Dari anggaran awal hanya Rp49 juta, ini BPBD sudah berkembang menjadi Rp2,7 miliar pada tahun 2013. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Minggu, 03 Januari 2016 07:55:20 Uniknya Balap Ulat di Tuban
    Balap sepeda atau balap merpati sudah menjadi hal yang lumrah dan sering kita jumpai. Namun perlombaan satu ini mungkin satu-satunya yang pernah ada di dunia, yaitu balap ulat daun jati. Lomba Unik itu diadakan masyarakat Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hutan.
    Redaksi
    Jumat, 04 Desember 2015 13:30:00 Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB
    Crew Media Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan(IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro, Sinergi mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro Media (tabloid blokBojonegoro & blokBojonegoro.com) di Jalan MT Haryono, Ruko Permata Jetak No. 5A Bojonegoro, Jumat (4/12/2015).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 06 Februari 2016 21:30:13 Diskusi OBOR PAC GP Ansor Gayam Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi
    Ramainya faham-faham radikal yang berkembang di masyarakat, dan adanya seruan dari ketua PBNU KH. Said Aqil Siroj, bahwa Indonesia dalam keadaan darurat wahabi. Hal itu mendorong sahabat-sahabat PAC GP Ansor Gayam dalam kegiatan kajian rutin OBOR (Obrolan Bareng Ansor), yang secara spesifik mengusung tema 'Mengupas Ekstrimisme Faham Wahabi dan Tantangan Bagi Kaum Nahdliyin' yang bertempat di masjid al-Muttaqin, Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...