BPBD Probolinggo Belajar Penanganan Bencana ke Bojonegoro
Rabu, 03 April 2013 21:00:13

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melakukan studi banding di Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (3/4/2013) tadi.

Rombongan yang dipimpin oleh Kepala BPBD Probolinggo, Mashuri diterima Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur P di Ruang Mliwis Putih Sekretariat Kabupaten Bojonegoro.

Kedatangan mereka kali ini ingin mengetahui tentang penanganan bencana di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, juga dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Aparatur (SDA) bidang kebencanaan, khususnya pemberian bantuan atau santunan bagi korban bencana yang bersumber dari dana tak terduga melalui dana kebutuhan tanggap darurat berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 tahun 2012.

Dalam kesempatan ini hadir pula beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, antara lain Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Dinas Pengelola Keuangan Daerah, Bagian Hukum serta BPBD Kabupaten Probolinggo.

"Kita ingin belajar bagaimana penanganan bencana yang ada di Bojonegoro ini," kata Kepala BPBD Probolinggo, Mashuri.

Sementara itu, Assisten I, Kusnandaka mengatakan bahwa tak jarang adanya kunjungan dari luar kota ini kerap kali justru menambah ilmu bagi Bojonegoro.

"Kegiatan studi banding ini bisa dikatakan sebagai media untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman dalam berbagai bidang," kata mantan Kepala Bagian Pemerintahan ini.

Diharapkan dengan adanya kegiatan semacam ini akan menambah pengalaman sekaligus kebersamaan antar-daerah.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini beberapa SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan pejabat di BPBD Kabupaten Bojonegoro. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...