Kasus Korupsi Jasmas
PH Nurhadi Tolak Tuntutan Jaksa
Rabu, 01 Mei 2013 22:00:44

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Di saat surat pemberhentian sementara dari Gubernur Jawa Timur turun, Nurhadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro hari ini menjalani sidang perkara dugaan korupsi dana Jasmas Desa Sambong senilai Rp127 juta.

Sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya itu agendanya mendengarkan pembelaan yang disampaikan penasihat hukum (PH) terdakwa Nurhadi dan istrinya Kades Sambong, Munjiatun. Disampaikan Yasir, ia tetap yakin terdakwa tidak melakukan korupsi Jasmas. Menurutnya tidak ada bukti yang menyatakan terdakwa Nurhadi menikmati dana Jasmas Desa Sambong. Selain itu terdakwa juga tidak pernah menghalang-halangi penyidikan.

"Saya menolak dakwaan dan tuntutan jaksa karena Nurhadi tidak menerima atau menikmati dana jasmas," tegasnya, Rabu (1/5/2013).

Dalam pengertian penerimaan dana yang tidak dapat dipertanggung jawabkan sudah ada dalam draf program. Kades sebagai pejabat umum yang diberi kewenangan oleh negara untuk membuat proposal dan diajukan ke DPRD.

Dalam sidang sebelumnya,  Nurhadi dan istrinya, Munjiatun masing-masing dituntut 4,5 tahun penjara dan 1 tahun dua bulan penjara di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (25/4/2013). Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nusirwan Sahrul, kedua terdakwa dinilai merugikan keuangan negara Rp127 juta dalam kasus korupsi dana Jasmas Desa Sambong tahun 2010.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Bandung ini, jaksa juga menetapkan denda kepada kedua terdakwa masing-masing sebesar Rp50 juta atau subsider kurungan penjara 2 bulan. Selain itu, jaksa juga mewajibkan terdakwa Munjiatun membayar uang pengganti sebanyak Rp85.430.000.

Dalam berkas tuntutannya, jaksa menilai ada ketidaksesuaian realisasi pembangunan masjid, pagar Polindes dan kantor desa dengan rencana pembangunan. Dalam proyek ini, Nurhadi berperan sebagai perencana dan pencairan dana. Sedangkan istrinya Munjiatun sebagai penanggung jawab pembangunan. [oel/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Selasa, 31 Maret 2015 14:00:21 Redaksi Kedatangan Tamu dari Poltek Negeri Bojonegoro Redaksi Kedatangan Tamu dari Poltek Negeri Bojonegoro
    Kantor blokBojonegoro Media di Jalan MT.Haryono Nomor 5A Kelurahan Jetak, Kota Bojonegoro mendadak ramai, selasa (31/03/2015). Pasalnya, redaksi menerima kunjungan dari Akademi Komunitas Politeknik (Poltek) Negeri Bojonegoro.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
    Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
    Info Tabloid bB
    Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...