Tabrak Jamaah Tahlil, Warga Ngasem Menikah di Satlantas
Selasa, 07 Mei 2013 16:00:56 Tabrak Jamaah Tahlil, Warga Ngasem Menikah di Satlantas

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Akibat tersandung kasus kecelakaan lalu lintas, Rengga Agusta (22) asal Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro harus rela melaksanakan akad nikahnya dengan gadis satu desa, Dini Puspita Ningrum (17) di Musala Al Ikhlas komplek Satlantas Polres Bojonegoro, Selasa (7/5/2013).

Dengan disaksikan polisi, teman dan keluarga, kedua mempelai melaksanakan ijab kabul yang dipandu oleh kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngasem, Ali Musthofa. Momen sakral tersebut harus dilakukan di dalam kondisi tak lazim. Namun apa boleh buat, mereka tetap sah menjadi suami istri.

"Saya baru pertama menikahkan di tempat seperti ini. Seharusnya pernikahan dilakukan di rumah mempelai perempuan, tapi karena kondisinya lain maka harus tetap dilaksanakan," kata Ali Musthofa.

Terpisah, Dini mengaku pasrah dengan keadaan yang menimpa suaminya. Gadis yang baru lulus SMK itu tidak menyangka akan begini. Tapi ia cukup lega karena sudah melaksanakan ijab kabul. Berbeda dengan suaminya Rengga, langsung menangis sesenggukan pasca melaksanakan pernikahan.

Spontan semua larut dalam tangis, Rengga mengalami kecelakaan tepat satu bulan lalu atau 7 April 2013 di pertigaan Pasar Desa Jampet. Motor Honda Supra X 125 Nopol S 5082 DB yang dikendarai menabrak ibu-ibu jamaah tahlil.

Satu orang meninggal dunia dan seorang lagi luka berat. Korban meninggal Sumiati (65), sedangkan Sutiah (45) mengalami luka berat. Korban meninggal saat dirawat di PKU Muhammadiyah Kalitidu. Sedangkan Sutiah menderita luka parah sampai harus dirujuk ke Lamongan.

Rengga ditahan oleh Satlantas Polres Bojonegoro sejak 12 April 2013. Penahanan itu setelah dipastikan kecelakaan disebabkan lantaran tersangka mengendarai motor dalam keadaan mabuk. Kanit Laka Polres Bojonegoro Ipda Donatus Kono mengatakan, hasil visum rumah sakit menyatakan dari mulut tersangka tercium alkohol.

"Tersangka fatal sekali kesalahannya. Selain mabuk, ia menabrak orang sampai meninggal," tegas Donatus.

Meski menjadi tersangka, polisi tetap memberikan hak-haknya seperti menikah. Proses pernikahan berjalan lancar dan dihadiri kedua keluarga mempelai. [oel/lis]

Komentar Pembaca
  • Selasa, 07 Mei 2013 20:30:54 aris
  • astagfirullah...aladzim,

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
Redaksi
Rabu, 11 Maret 2015 13:00:14 Redaksi Minta Maaf atas Kesalahan Penulisan Item
Sehubungan dengan kesalahan penulisan item pada berita kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri Atas (SMAN) Sugihwaras, Ali Sufyan kepada dewan guru setempat, kami Redaksi blokBojonegoro.com meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas kesalahan ini.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
Info Tabloid bB
Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...