Orangtua Selingkuh, Ini Dampaknya Terhadap Anak
Rabu, 15 Mei 2013 07:00:00 Orangtua Selingkuh, Ini Dampaknya Terhadap Anak

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Perceraian akibat perselingkuhan semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Biasanya selingkuh dipicu permasalahan yang terjadi selama menjalani hubungan sebagai suami istri.

"Misalnya kurang perhatian, komunikasi yang tidak berjalan baik dan lainnya. Hal inilah yang memicu seorang orangtua mencari tempat pelabuhan lain," ujar Psikolog Anak dan Keluarga, Roslina Verauli kepada VIVAlife.

Ketika perselingkuhan terungkap, terjadilah 'perang' antara orangtua dan didengar oleh anak. Tanpa disadari, hal ini berdampak pada perkembangan anak di kemudian hari.

"Reaksi emosi yang ditampilkan orangtua akan sangat berpengaruh. Bisa jadi anak akan turut serta membenci orangtua yang menjadi sumber masalah (selingkuh)," ucapnya.

Roslina pun menyarankan agar orangtua tidak buru-buru memutuskan cerai. Hal yang perlu dilakukan pertama kali oleh orangtua adalah melakukan introspeksi diri dan mencari tahu faktor yang memicu salah satu pasangan berselingkuh.

"Karena perselingkuhan terjadi bukan salah satu pihak semata," kata Roslina.

Namun, jika perceraian sudah tidak bisa dihindari, orangtua sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog terlebih dahulu. Langkah ini diperlukan guna meminimalisasi dampak terhadap anak.

Setelah itu, orangtua dianjurkan berdiskusi dengan anak mereka sesuai dengan usia dan bercerai dengan baik-baik. Kemudian usahakan kualitas hidup anak tidak berubah. Misalnya, tidak memindahkan anak dari lingkungan sekolah atau teman.

"Ini dapat memicu depresi," ucapnya. [adi/yud]

Sumber http://life.viva.co.id/news/read/412739-orangtua-selingkuh--ini-dampaknya-terhadap-anak

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Kamis, 11 Agustus 2016 09:30:17 Semarak Ultah ke 7 STIKes ICsada Kecee Safari ke 3, Kampus Ungu ke Redaksi bB Safari ke 3, Kampus Ungu ke Redaksi bB
    Untuk ketiga kalinya, Kampus Ungu, sebutan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro menggelar safari akademik, Kamis (11/8/2016). Kali ini, sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan civitas akademika Kampus Ungu sampai di kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Minggu, 18 September 2016 19:00:33 Kartar Sumbertlaseh Sinau Bisnis Kartar Sumbertlaseh Sinau Bisnis
    Dalam acara meningkatkan daya bisnis berbasis kelompok dan mandiri, Karang Taruna (Kartar) Sumber Karya, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander mengadakan Sinau Bisnis Minggu (18 september 2016). Bertempat di balai desa setempat, kegiatan tersebut dengan lancar dan antusias tinggi dari anggota kartar dengan dihadiri sekitar 20 pemuda kartar.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...