Harga Tanah Terus Naik, Warga Senang
Senin, 03 Juni 2013 19:00:36

Kontributor: Jarwati

blokBojonegoro.com - Kepala Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Pujianto menyatakan warganya senang jika tanahnya dibeli operator minyak dan gas bumi (Migas) lapangan Sukowati, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java untuk ruang terbuka hijau.

Dijelaskan Kades, warga senang karena tanahnya dibeli dengan harga mahal. Padahal dahulu tanah di desa itu harganya murah dan tidak laku karena di sekitar Pad B rawan banjir.

"Dulu sebelum ada Migas, tanah di sini hanya dihagai Rp25.000 -Rp50.000 per meter. Tapi semakin naik Rp140.000, lalu naik lagi Rp155.000, dan kini Rp170.000 per meter, semoga nanti bisa naik lagi," kata pria yang biasa dipanggil Anto ini.

Ia menambahkan, jika tanah milik warga yang bekerja sebagai petani itu laku, mereka pada umumnya akan membeli lahan pertanian lagi di luar Desa Ngampel yang harganya lebih murah. Para petani itu juga bisa memilih tanah yang lebih produktif.

"Bahkan masyarakat sendiri usul ke saya meminta tanahnya dibeli JOB P-PEJ," tegasnya. [ati/yud]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Minggu, 15 Mei 2016 10:00:13 Gerakan Bojonegoro Menulis Gerakan Bojonegoro Menulis
    Perkembangan ekonomi Kabupaten Bojonegoro cukup pesat. Hal itu tak lepas dari produksi minyak di Blok Cepu yang mencapai puncak 165.000 barel perhari (bph). Ladang Blok Cepu berada di wilayah selatan Bojonegoro. Industri migas itupun berdampak di bidang lain, mulai sosial, politik, pariwisata, dan pendidikan.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 28 Mei 2016 16:00:11 Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan
    Seni hadrah sudah dikenal sebagai salah satu bentuk kesenian yang menjadi bagian dalam melakukan penyebaran ajaran agama Islam. Seni inipun diketahui sudah digunakan oleh para ulama sejak jaman dahulu dalam berdakwah. Dengan melestarikan seni ini, diharapkan nilai dari ajaran Islam semakin dapat dirasakan-melalui pendekatan budaya-oleh seluruh masyarakat. Hal tersebut juga menjadi ihtiyar yang dilakukan oleh Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...