Warga Ngraho Evakuasi Perahu Kuno
Kamis, 06 Juni 2013 12:00:56 Warga Ngraho Evakuasi Perahu  Kuno

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Warga Desa Ngraho, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (6/6/2013) menemukan bangkai perahu di  Bengawan Solo. Perahu tersebut diduga bersejarah, dari peninggalan Belanda.

Menurut salah seorang warga, Lukman, sebenarnya perahu yang diduga peninggalan Belanda ini sudah lama diketahui keberadaannya. Namun, warga belum sempat mengevakuasinya. "Setelah dirapatkan, akhirnya evakuasi dilakukan sekarang," terang Lukman.

Perahu yang ditemukan tersebut terbuat dari besi, dengan panjang yang diperkirakan mencapai sekitar 22 meter. Sebelum dilakukan evakuasi sejak pukul 06.00 WIB tadi, tadi malam para warga menjaga area penemuan.

Sekitar 25 orang bergotong royong untuk mengeluarkan perahu besi dari sungai terpanjang di Pulau Jawa. Kemungkinan evakuasi perahu hingga besok.
Pasalnya warga kesulitan karena aliran air Bengawan solo yang cukup deras.

"Karena itu, untuk mempermudah evakuasi warga menyedotnya dengan diesel. Terkait evakuasi ini, kami belum memberitahuka pihak dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bojonegoro," imbuhnya.

Meski demikian, warga sepakat setelah berhasil tentunya nanti akan berkoordinasi dengan dinas terkait . "Rencananya setelah dievakuasi, perahu akan ditempatkan di makam setempat," pungkasnya. [zid/lis]

Komentar Pembaca
  • Kamis, 06 Juni 2013 18:02:36 Rofiq
  • Kecamatan Gayam bos, bukan kecamatan Kalitidu

  • Minggu, 09 Juni 2013 20:13:39 bima
  • lukman bukan warga asli desa ngraho,dia cuman katanya!tuh orang sok tau..,yang masih keturunan bernama suparno warga asli desa ngraho.

  • Jumat, 14 Juni 2013 15:30:34 subhi
  • rofiq..cpa ckap kec gayam,,,d cri smpe kiamat pun ngraho tu kec kalitidu,kmu skolahny dmana sih..?

  • Senin, 17 Juni 2013 17:22:09 rofiq
  • Subhi.kamu memang pinter, sippp....

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
Redaksi
Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...