Bahas Migas di Pemkab Bojonegoro
Bupati: Gubernur dan KLH Juga Hambat Blok Cepu
Selasa, 11 Juni 2013 16:30:43 Bupati: Gubernur dan KLH Juga Hambat Blok Cepu

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Bupati Bojonegoro, Suyoto, menyatakan dengan tegas bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sama sekali tidak menghambat proses produksi minyak dan gas bumi (Migas). Justru, bupati yang menjabat pada periode kedua ini menganggap bahwa dalam pelaksanaan eksplorasi dan eksploitasi Migas, justru Gubernur Jatim dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menghambat.

Sebab, dalam proses eksplorasi dan eksploitasi Migas di Bojonegoro ini tidak hanya pada Pemkab Bojonegoro saja. Melainkan pengurusan di tingkat provinsi hingga Pemerintah Pusat. Seperti halnya penerbitan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang merupakan sinergitas berbagai kepentingan. Bahkan, sampai pada Kementrian Lingkungan Hidup. Begitu juga untu permasalahan pembebasan lahan, sampai pada Gubernur Jatim dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Sempat ada narasi di Pemerintah Pusat yang menyatakan bahwa Bupati itu makelar tanah, menghambat dan lain sebagainya," kata Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Bupati juga menyampaikan beberapa permasalahan di lapangan. Seperti adanya masalah sosial yang timbul pada sekitar wilayah kerja Migas. Contoh yang terjadi adalah dua rakyat di EPC 5 yang meminta penggantian tanah hingga Rp50 triliun dengan luas lahan tidak ada 1 hektare. Dengan alasan di bawah tanah mereka terdapat kandungan Minyak yang bernilai tinggi.

"Dari efek sosial, masalah ini tidak bisa ditangani oleh Pemkab saja, atau hanya CSR. Seperti jalan provinsi dan lain sebagainya. Berbeda Kalau pendidikan dan kesehatan bisa diatasi Pemkab," jelas politisi asal PAN ini.

Sementara itu, perwakilan Kementrian ESDM, Lobo Balia mengatakan bahwa target nasional dalam produksi Migas ini bisa segera tercapai. "Harapannya segera mencapai target nasional. Namun, itu hanya pemicu, target utamanya adalah kesejahteraan masyarakat dan bagaimana memanfaatkan potensi yang ada," katanya.

Ditambahkan, untuk permasalahan serupa, tidak hanya terjadi di Bojonegoro saja. Melainkan hampir di semua wilayah di Indonesia. "Yang terpenting ini jangan sampai menjadi petaka," imbuhnya. [ana/mad]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Sabtu, 22 Agustus 2015 18:00:00 HUT TNI Ke- 70 Kodim Gandeng bB Baksos di Temayang Kodim Gandeng bB Baksos di Temayang
    Dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ke- 70, Kodim 0813 Kabupaten Bojonegoro akan menggelar bakti sosial (baksos) di Desa Soko, Kecamatan Temayang pada bulan September 2015 nanti. Dalam pelaksan baksos, Kodim 0813 bekerjasama dengan Jeep Adventure dan blokBojonegoro.com sebagai media partner.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Selasa, 18 Agustus 2015 08:00:39 Meriah, Agustusan ala Mahasiswa Indonesia di Thailand Meriah, Agustusan ala Mahasiswa Indonesia di Thailand
    Dalam rangka memperingati HUT RI ke-70, persatuan mahasiswa Indonesia di Universitas Khon Kaen (ISU-KKU), Thailand mengadakan berbagai acara. Tahun ini, merupakan tahun yang paling ramai dibandingkan tahun sebelumnya. Karena, selain jumlah mahasiswa tetap yang menempuh pendidikan S2 maupun S3 makin banyak, juga karena pada Agustus ini Universitas Khon Kaen juga banyak melakukan pertukuran mahasiswa dari berbagai institusi di Indonesia.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar âAwasi Air Saat Musim Keringâ dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ...