Polisi Terkendala Surat Rekomendasi dari Desa
Sabtu, 22 Juni 2013 15:00:24 Polisi Terkendala Surat Rekomendasi dari Desa

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Anggota Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro yang melakukan pengamanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak bisa berbuat banyak ketika ada pembeli yang menggunakan jeriken.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setyadi menjelaskan, kendala yang ditemui anggotanya adalah pembeli yang membawa jeriken tersebut juga membawa surat pengantar dari desa. "Pemerintah desa mengeluarkan rekomendasi alasannya BBM untuk pertanian," terang kapolres.

Di Kabupaten Bojonegoro tercatat ada 16 SPBU, dimana saat melakukan pertemuan di tingkat provinsi, Pertamina selaku pengelola SPBU tersebut mengaku tidak bisa menolak pembelian dengan menggunakan jeriken.

Guna mengantisipasi penimbunan, Kapolres juga sudah melakukan kegiatan pengamanan seperti antisipasi tertutup, patroli terbuka dan penegakan hukum jika terbukti melanggar. [zid/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Minggu, 03 Januari 2016 07:55:20 Uniknya Balap Ulat di Tuban
    Balap sepeda atau balap merpati sudah menjadi hal yang lumrah dan sering kita jumpai. Namun perlombaan satu ini mungkin satu-satunya yang pernah ada di dunia, yaitu balap ulat daun jati. Lomba Unik itu diadakan masyarakat Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hutan.
    Redaksi
    Jumat, 04 Desember 2015 13:30:00 Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB
    Crew Media Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan(IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro, Sinergi mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro Media (tabloid blokBojonegoro & blokBojonegoro.com) di Jalan MT Haryono, Ruko Permata Jetak No. 5A Bojonegoro, Jumat (4/12/2015).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 06 Februari 2016 21:30:13 Diskusi OBOR PAC GP Ansor Gayam Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi
    Ramainya faham-faham radikal yang berkembang di masyarakat, dan adanya seruan dari ketua PBNU KH. Said Aqil Siroj, bahwa Indonesia dalam keadaan darurat wahabi. Hal itu mendorong sahabat-sahabat PAC GP Ansor Gayam dalam kegiatan kajian rutin OBOR (Obrolan Bareng Ansor), yang secara spesifik mengusung tema 'Mengupas Ekstrimisme Faham Wahabi dan Tantangan Bagi Kaum Nahdliyin' yang bertempat di masjid al-Muttaqin, Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...