Ini Lima Kesepakatan Antara MTM-Ponpes Ceweng
Jumat, 05 Juli 2013 20:00:10 Ini Lima Kesepakatan Antara MTM-Ponpes Ceweng

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com -
Pertemuan untuk mengurai konflik antara santri Pondok Pesantren Al Asy'ari Ceweng dengan Padepokan Macan Telaga Merah (MTM) akhirnya menghasilkan lima kesepakatan, meski pertemuan itu sempat berjalan alot.

Lima kesepakatan itu di antaranya pihak Pondok Pesantren Al Asy'ari Ceweng dan Padepokan MTM menjamin untuk tidak saling mengganggu atau mengintimidasi satu sama lain dalam rangka untuk menciptakan situasi lebih kondusif di Kabupaten Bojonegoro, khususnya di Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander.

Kedua, pihak Padepokan MTM siap menurunkan simbol-simbol yang berada di pinggir jalan yang dinilai oleh pihak Pondok Pesantren Al-Asy’ari bisa membuat trauma beberapa santri.

Ketiga, kedua belah pihak siap untuk membina para santri dan anggota padepokan untuk saling menghormati dan menghargai serta mentaati ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Dan bila ada oknum yang melanggar hukum, akan diserahkan kepada pihak yang berwajib.

Keempat, para pimpinan Pondok Pesantren Al Asy’ari dan Padepokan MTM berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan kepada para santri dan anggotanya untuk saling menjaga perdamaian dan secara bersama-sama mendorong dan memotivasi kepada anak-anak dan warga masyarakat untuk mengikuti kegiatan pendidikan.

Terakhir, untuk anak-anak yang selama ini mengalami trauma setelah terjadinya pemukulan, hal itu menjadi kewajiban bersama antara Pondok Pesantren Al Asy'ari, Padepokan MTM, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan untuk dapat mendorong mengikuti pendidikan yang kewajibannya diwujudkan oleh para pihak tersebut.

Berita acara kesepakatan tersebut disepakati dan ditandatangani oleh perwakilan Pondok Pesantren Al-Asya’ri dan Padepokan MTM, Dusun Ceweng, Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, dan para pihak yang hadir.

"Kami berharap dengan perdamaian ini tidak ada ketegangan antara kedua belah pihak," kata Sekretaris Daerah (Sekda), Soehadi Moeljono.

Dalam pertemuan yang digelar di ruang Batik Madrim Pemkab Bojonegoro ini dipimpin Sekda, Soehadi Moeljono; Assisten I, Kusnandaka Tjatur; perwakilan Polres Bojonegoro; Kompol. Agus Wahono; Iptu. Shabda Purusha Putra, Kodim 0813; Kapten. Inf. Sujiono; Sub.DenpomV/2-1, Letda. CPM. Rifan Hadi Nurhasim; dari Kejari Muda Wira, YUTRISNO, SH; dari MUI, KH. Djauhari Hasan; FKUB, KH Alamul Huda; dari Bakesbangpolinmas, Mujayin serta Muspika terkait. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
  • Senin, 08 Juli 2013 21:59:49 kolim
  • Dasar gk tau balas budi bukan ny berterima kasih udh bisa baca alquran bisa tinggal di pesantren bgitu keluar dr pondok malah guse dewe di pukuli otak mu taruh mana,,,,,knp (MTM) gk dibubarin aj ALLA HUAKNAR ALAYARI DI DADAKU

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
Redaksi
Jumat, 07 November 2014 21:00:35 Reporter bB Juara 1 Lomba Jurnalis SKK Migas Reporter bB Juara 1 Lomba Jurnalis SKK Migas
Lomba Karya Jurnalistik SKK Migas Jabamanusasi disabet reporter blokBojonegoro.com. Muhammad A. Qohhar yang memperoleh juara 1.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 03 Januari 2015 15:00:49 PAC IPNU/IPPNU Sumberrejo Konferancab XI PAC IPNU/IPPNU Sumberrejo Konferancab XI
Jumat (2/1/2014) Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU)/Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) Sumberrejo, Bojonegoro menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Ke XI. Bertempat di MINU Walisongo Sumuragung, Sumberrejo.
Info Tabloid bB
Minggu, 07 Desember 2014 16:11:10 Tabloid bB Edisi Desember 2014
Tepat di bulan penutup di Tahun 2014, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan rangkuman megaproyek yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Mulai dari yang baru mulai, memasuki pertengahan, hingga ada yang telah finishing. Tetapi tampak pula yang tidak jelas perkembangannya. Melalui tema âMeliuk di Senja Megaproyekâ, redaksi ingin mengetengahkan banyak hal yang membuat proyek-proy ...