Pajak 1% Beratkan UKM
Selasa, 09 Juli 2013 20:00:09 Pajak 1% Beratkan UKM

Reporter: Hazhu Muthoharoh

blokBojonegoro.com - Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah (UKM) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bojonegoro, Rully Judy Hernani menilai kebijakan pengenaan pajak 1% bagi pelaku usaha kecil beromset Rp4,8 miliar per tahun memberatkan.

Dalam Peraturan Presiden No 46 tahun 2013 disebutkan bahwa wajib pajak dengan omset sebesar Rp4,8 miliar per tahun diwajibkan membayar pajak penghasilan sebesar 1% dari omset bruto.

Rully mengatakan bahwa pengenaan pajak tersebut amat memberatkan karena diterapkan sesaat setelah harga bahan bakar minyak (BBM) dinaikkan. Selain itu, juga karena usaha kecil masih harus bekerja keras untuk menghasilkan untung, di samping harus membayar sewa tempat untuk usaha.

"Kasihan kalau harus dipungut pajak, apalagi pedagang-pedagang kecil yang masih menyewa tempat. Penghasilannya per bulan tidak seberapa, apalagi BBM naik dan nantinya harus dipotong pajak," katanya saat ditemui di kantornya di Jl. Pattimura, Kota Bojonegoro.

Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada sosialisasi terkait pengenaan pajak tersebut, sehingga dikhawatirkan wajib pajak dari pelaku usaha kecil akan kaget dan menolak.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, pihak Dinkop dan UKM Kabupaten Bojonegoro berencana mengadakan pelatihan managemen keuangan kepada pelaku usaha kecil usai hari raya agar bisa mengatur keuangan dengan baik sehingga tertib administrasi kemudian bisa sadar pajak.

"Tentang pengenaaan pajak ini disosialisasikan dulu agar tidak kaget, namun untuk usaha mikro ini terlalu kecil untuk membayar pajak penghasilan, "imbuhnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Bojonegoro, Rachmawan berharap dengan adanya kebijakan baru yang lebih sederhana ini wajib pajak  bisa lebih tertib administrasi.

"Sosialisasi akan dilakukan melalui surat dan SMS broadcast, karena dari mereka sudah ada yang rutin membayar pajak dengan ketentuan lama," kata pria yang akrab disapa Wawang ini. [zhu/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Minggu, 15 Mei 2016 10:00:13 Gerakan Bojonegoro Menulis Gerakan Bojonegoro Menulis
    Perkembangan ekonomi Kabupaten Bojonegoro cukup pesat. Hal itu tak lepas dari produksi minyak di Blok Cepu yang mencapai puncak 165.000 barel perhari (bph). Ladang Blok Cepu berada di wilayah selatan Bojonegoro. Industri migas itupun berdampak di bidang lain, mulai sosial, politik, pariwisata, dan pendidikan.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 28 Mei 2016 16:00:11 Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan
    Seni hadrah sudah dikenal sebagai salah satu bentuk kesenian yang menjadi bagian dalam melakukan penyebaran ajaran agama Islam. Seni inipun diketahui sudah digunakan oleh para ulama sejak jaman dahulu dalam berdakwah. Dengan melestarikan seni ini, diharapkan nilai dari ajaran Islam semakin dapat dirasakan-melalui pendekatan budaya-oleh seluruh masyarakat. Hal tersebut juga menjadi ihtiyar yang dilakukan oleh Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...