Atisipasi Laka Lantas Pelajar
Dewan Pendidikan Dukung Kebijakan Disdikda
Kamis, 19 September 2013 15:00:51 Dewan Pendidikan Dukung Kebijakan Disdikda

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Berbagai upaya dilakukan untuk menekan Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang melibatkan pelajar. Salah satunya dengan keputusan Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro yang melarang siswa parkir di sekolah jika tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menanggapi regulasi itu, Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro mendukung penuh antisipasi Laka Lantas itu. Dukungan ini mengingat Laka Lantas yang melibatkan anak di bawah umur semakin marak.

"Bukan ikut-kutan Disdikda, tetapi pada prinsipnya jika ada siswa tidak mempunyai SIM atau kelengkapan kendaraan dilarang diparkir di sekolah," kata ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Sulkhan Imron.

Meski disadarinya, larangan parkir di sekolah bagi pelajar yang tidak mempunyai SIM juga bisa mempengaruhi proses belajar mengajar. Apalagi,  dengan jarak tempuh siswa yang tempat tinggalnya jauh dari tempatnya menuntut ilmu. "Motor bisa dititipkan di rumah warga atau kebijakan orang tua seperti diantar jemput atau bagaimana baiknya," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Untuk menciptakan pelajar yang tertib lalu lintas, aturan itu perlu disosialisasikan kepada para siswa. Selain itu, peran wali murid juga sangat besar. Sebaiknya para orang tua juga diundang ke sekolah untuk diberikan pengertian dan pemahaman, pentingnya tertib berlalu lintas bagi siapa saja termasuk pelajar. "Melalui pendidikan berkarakter Laka Lantas bisa dikurangi," pungkasnya. [zid/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...