Organisasi Baru, PPDI Bertekad Sosialisasikan Donor Darah
Selasa, 24 September 2013 17:00:58 Organisasi Baru, PPDI Bertekad Sosialisasikan Donor Darah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Minimnya pendonor darah di Kabupaten Bojonegoro diakui pengurus daerah Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Bojonegoro. Terkait hal itu, sosialisasi pentingnya donor darah harus gencar dilakukan demi diri sendiri dan orang lain.

"Minimnya pendonor, kembali kepada kesadaran masyarakat," kata Wakil Ketua PDDI Bojonegoro Qohar Mahmudi.

Karena minimnya masyarakat yang sadar manfaat donor darah, PDDI sebagai lembaga baru di Bojonegoro bertugas membantu sosialisasi agar para pendonor bertambah di Palang Merah Indonesia (PMI). Dikatakan Qohar, saat ini mayoritas masyarakat baru mau mendonor ketika ada keluarganya yang sakit dan membutuhkan darah. Padahal, sebenarnya donor darah bisa dilakukan rutin agar sel-sel darah terbaharukan.

Rencananya, PPDI juga akan mensosialisakan pentingnya donor darah di sela-sela kegiatan acara Pemkab maupun dinas atau instansi terkait.Terpenting, lanjut Qohar, rasa kepedulian sesama yang harus dibangun agar mau mendonorkan darah tidak untuk keluarganya saja. Selain itu juga masyarakat harus menghilangkan alasan klasik yakni karena rasa takut, padahal pendonor tidak akan merasa sakit jika benar-benar sudah merasa peduli.

"Selain itu pengenalan pada anak sekolah sejak dini juga dilakukan, seperti pelajar agar tahu pentingnya donor darah. Kita tidak tahu kapan memetiknya, tetapi terpenting menanam dulu," pungkasnya.

Sementara itu, Humas PMI Bojonegoro Ali Syafaat membenarkan apa yang dikatakan perwakilan PDDI. Tetapi menurut Ali, saat ini sudah mulai ada perkembangan sosialisasi donor darah dengan adanya kegiatan-kegiatan sosial dari beberapa organisasi yang ada di Bojonegoro. "Adanya komunitas-komunitas sepak bola juga ikut membantu, seperti juventini, milanisti dan lain sebagaimana," terangnya.

Ali menambahkan, untuk mencukupi kebutuhan darah pihak PMI selalu mengkomunikasikannya dengan PDDI, agar PDDI bisa mensosialisasikannya kepada pendonor, apa lagi sudah ada 14 PDDI di Kecamatan-Kecamatan yang sudah siap dilantik. [zid/lis]

Komentar Pembaca
  • Jumat, 22 November 2013 16:06:18 yenny suryani
  • PMI indonesia is the best

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
Redaksi
Kamis, 14 April 2016 12:00:19 Blok Buku Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis
Bagi anda pecinta buku, blokBojonegoro punya sesuatu untuk Anda. Sesuatu itu adalah rubrik Blok Buku. Ya, sebuah blok atau semacam komunitas, yang Anda bisa sekedar berbelok mampir untuk duduk-duduk santai di blok tersebut. Bisa sekadar membaca, atau ikut mengisi rubrik tersebut.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 30 April 2016 19:30:00 Jambore LPM Kampus Ungu di Prataan Praktik Organisasi dengan Bersihkan Sampah Praktik Organisasi dengan Bersihkan Sampah
Berbagai kegiatan dilakukan anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICSADA) Bojonegoro saat Jambore di Pemandian Air Panas Prataan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Salah satunya dengan kompetisi simulasi organisasi melalui modifikasi sampah yang ada di sekitar kegiatan.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...