Buat Polisi Tidur Harus Izin?
Senin, 30 September 2013 17:00:34 Buat Polisi Tidur Harus Izin?

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Polisi tidur sering ditemui di gang-gang sempit atau di sejumlah ruas jalan di dalam Kota Bojonegoro. Tidak sedikit, keberadaannya sering kali membuat tidak nyaman pengendara yang melintasinya, meski tujuannya demi keamanan agar pengendara melambatkan laju kendaraannya.

Namun, tindakan memasang polisi tidur di jalan raya ternyata tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas. “Ya, pemasangan polisi tidur tersebut sudah melanggar undang-undang lalu lintas. Kita berharap agar warga jangan memasang polisi tidur sembarangan karena bisa membahayakan para pengendara,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Iskandar.

Dikatakan, polisi tidur memang berguna untuk memperlambat laju kendaraan. Namun, dalam aturannya pemasangan polisi tidur tersebut minimal harus ada izin dari Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga. Biasanya setiap ada laporan, akan dibahas dalam forum lalu lintas.

Standarnya polisi tidur terbuat dari karet dan tidak terlalu tinggi. Itu tujuannya sebagai kejut ban dan tidak membahayakan pengendara. Warga tidak dilarang untuk memasang polisi tidur namun harus di jalan kecil dan tingginya harus standar.

 “Boleh memasang polisi tidur, tapi di jalan kecil seperti gang, jangan di jalan besar. Tinggi dan bahannya juga harus standar,” ucapnya.

Mendapati adanya laporan polisi tidur yang tidak standar di sejumlah jalan, Iskandar berjanji akan menindaklanjutinya. Dia berencana untuk membersihkan polisi tidur di sejumlah jalan bersama pihak yang terkait.

Menurut pantuan blokBojonegoro.com banyak jalan besar yang telah dipasang polisi tidur yang tidak sesuai, seperti di Jalan Kyai Mojo, Jalan Pondok Pinang dan sejumlah gang.

Soal polisi tidur, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, keberadaan polisi tidur ini masuk dalam area manajemen dan rekayasa lalu lintas. Adapun yang dimaksud menajemen dan rekayasa lalu lintas adalah serangkaian usaha dan kegiatan yang meliputi perencanaan, pengadaan, pemasangan, pengaturan dan pemeliharaan fasilitas perlengkapan jalan dalam rangka mewujudkan, mendukung dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, Oskar Syamsudin mengatakan keberadaan polisi tidur juga dijamin UU Nomor 22 Tahun 2009. Pada Pasal 25 ayat (1) soal perlengkapan jalan huruf e perihal alat pengendali dan pengaman pengguna jalan. Selanjutnya pada Pasal 27 ayat (2) bahwa ketentuan mengenai pemasangan perlengkapan jalan pada jalan lingkungan tertentu diatur dengan peraturan daerah.

"Intinya pembuatan polisi tidur sebagai alat pengendali dan pengaman pengguna jalan tidak sembarang orang bebas melakukannya. Harus melalui izin dari pihak berwenang," ujarnya.

Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi perlengkapan jalan sebagaimana dimaksud dalam UU LLAJ. Ketentuan pidana bagi yang melanggar diatur dalam pasal 28 ayat (1) dan (2) diancam hukuman pidana sebagaimana diterangkan dengan rinci pada Pasal 274 ayat (1) dan (2). Dan Pasal 275 ayat (1) dan (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. [oel/lis]

Ilustrasi: www.kaskus.co.id
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...