Tak Harus Dicukur Gundul, yang Penting Tidak Jorok
Minggu, 11 Mei 2014 07:00:42 Tak Harus Dicukur Gundul, yang Penting Tidak Jorok

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Aktris dan model Mariana Renata mengalami insiden bikini saat tampil di Australian Fashion Week. Alhasil peristiwa itu menjadi perbincangan di kalangan masyarakat luas. Terkait bulu pubis, sebenarnya tidak ada aturan baku harus dicukur gundul.

Menurut seksolog dr Andri Wanananda, mencukur bulu kemaluan sebenarnya lebih merujuk pada 'cosmetic image'. Mencukur gundul bulu di sekitar area genital tidak memiliki dampak apapun terhadap kesehatan organ tubuh dan organ reproduksi.

dr Dani Djuanda SpKK, saat dihubungi detikHealth beberapa waktu lalu untuk area di 'bawah sana' mau gondrong atau mau gundul terserah pada pemiliknya, karena bisa jadi ini soal selera. "Bulu kemaluan tidak perlu dicukur, yang penting dijaga kebersihannya. Kan fungsinya sebagai peredam saat melakukan hubungan seksual," ujar dr Dani dan ditulis pada Jumat (9/5/2014).

dr Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa SpKK berpendapat senada. Dikatakan dia, yang paling penting adalah kebersihan di area kelamin. Jika area ini dibiarkan jorok, maka kuman bisa masuk. Tak hanya itu, kutu di bulu kemaluan juga bisa bersemayam.

"Bulu kemaluan di bawahnya ada folikel rambut yang pori-porinya sedikit berongga. Kuman bisa masuk ke situ dan menimbulkan peradangan," terang dr Laksmi.

Menurut dia, kutu yang tumbuh di area kelamin warnanya putih, berbeda dengan kutu rambut yang warnanya hitam. Nah, kutu ini bisa menular saat hubungan seksual dilakukan. "Sebaiknya memang dicukur secara berkala," saran dr Laksmi.

Dengan mencukur secara berkala, maka bulu kemaluan akan lebih rapi dan terawat. Dengan begitu, akan didapat manfaat positif. Bagi seorang istri, dengan tidak membiarkan area genitalnya gondrong maka akan menjadi lebih peka, sebab sentuhan tidak terhalang gundukan bulu kemaluan.

Sebagaimana laki-laki, bila daerah kemaluan perempuan dicukur dan dijaga kebersihannya, maka bisa mengurangi kemungkinan terkena infeksi kulit atau infeksi vagina. Sebab keringat dan panas dapat meningkatkan peluang terkena infeksi.

Tips memotong bulu kemaluan bagi perempuan sebenarnya sama saja dengan laki-laki. Jadi jika bulu kemaluan terlalu panjang, sebaiknya dipotong dulu dengan gunting. Lalu mandilah dengan air hangat, jangan lupa basuh juga area genital agar pori-porinya terbuka dan kulit menjadi lebih lembut. Saat mencukur, pilihlah pisau cukur yang tepat dan nyaman. Beri pelembab setelah mencukur untuk mengurangi iritasi. [yud]

Sumber http://health.detik.com/read/2014/05/09/165838/2578535/763/bulu-kemaluan-tak-harus-dicukur-gundul-yang-penting-tidak-jorok?l992206755

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Sabtu, 17 Desember 2016 21:00:14 blokMedia Group Dominasi Lomba Tingkat Jatim GM bB dan bT: Terima Kasih Blokers yang Sudah Setia GM bB dan bT: Terima Kasih Blokers yang Sudah Setia
    Lomba karya tulis jurnalistik dan fotografi tahun 2016 se Jawa Timur, menyisakan hasil manis bagi blokMedia Group (blokBojonegoro.com dan blokTuban.com). Sebab, dari enam juara dan enam nominasi harapan, reporter bB dan bT, sapaan akrab dua media online terkemuka di eks karesidenan Bojonegoro, berhasil meraih tiga hadiah.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Jumat, 13 Januari 2017 08:00:33 Doa Kebangsaan Dalam Haul Manakib Ansor Gayam Doa Kebangsaan Dalam Haul Manakib Ansor Gayam
    Dalam rangka memperingati haul manakib Syech Abdul Qodir Al Jilani, pengurus Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gayam mengadakan doa kebangsaan dan pembacaan manaqib di Masjid Ar - Rosyid, Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...