Ground Breaking 2016
Kuswiyanto: Hutan Bojonegoro Harus Lestari
Rabu, 09 November 2016 06:00:00 Kuswiyanto: Hutan Bojonegoro Harus Lestari

Reporter: M. Safwan

blokBojonegoro.com - Gerakan Penanaman atau Ground Breaking 2016 patut mendapatkan apresiasi tinggi. Kegiatan yang diinisiasi Perhutani Bojonegoro ini bertujuan mengembalikan kondisi hutan yang semakin hari semakin gundul dan tak produktif lagi belakangan ini.

Penanaman dilakukan dengan swadaya karyawan Perhutani dan masyarakat sekitar. Kegiatan berlangsung di Petak 148.A RPH Sugihan, BKPH Tretes, KPH Bojonegoro. Minimnya dana yang ada di Perum Perhutani, membuat kemitraan menjadi salah satu solusinya.

"Bayangkan saja dari 100% luas hutan Bojonegoro, yang produktif hanya kisaran 40%-nya," kata ADM Perhutani Bojonegoro, Ir. Erwin.

Dikatakan, jika kegiatan seperti ini dilakukan secara terus menerus di seluruh BKPH, agar semua wilayah hutan Bojonegoro kembali menghijau. Beberapa tanaman yang ditanam diantaranya pohon Jati dan Kesambi.

Selain keluarga besar Perum Perhutani, hadir pula anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) Kuswiyanto. Dewan yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Bojonegoro-Tuban yang membidangi kebencanaaan tersebut memberikan dukungan penuh. Utamanya dalam pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, produktifitas hutan, kesejahteraan dan penanggulangan bencana.

"Memberdayakan masyarakat sekitar hutan dalam pengelolaan hutan tentu akan mampu mengurangi perilaku negatif masyarakat yang masih kerap merusak hutan," terang Kang Kuswiyanto, sapaan akrabnya.

Ia mencontohkan, pencurian dan pembalakan liar terjadi karena berkaitan dengan kesejahteraan. Jika sedikit demi sedikit diatasi dengan memberdayakan mereka, tentu hutan Bojonegoro akan kembali normal ke depannya.

"Normalnya kondisi hutan tentu akan meningkatkan produktifitas, secara otomatis kesejahteraan masyarakat sekitar juga meningkat dan bencana hutan yang diakibatkan oleh rusaknya hutan juga akan dapat diminimalisir," sambungnya.

Pembina Kehormatan Kampung Siaga Bencana Bojonegoro (Anugerah yang diberikan oleh Ditjen Perlindungan Jaminan Sosial Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Kemensos pada pembentukan Kampung Siaga Bencana Gondang, Bojonegoro beberapa waktu yang lalu) menegaskan, kejayaan Bojonegoro yang jatinya diakui dunia harus kembali dihidupkan. "Caranya, penanaman harus terus dilakukan untuk generasi mendatang," pungkasnya. [saf/mu]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Senin, 06 Februari 2017 14:00:14 6 Crew SAMIN NEWS Magang di bB 6 Crew SAMIN NEWS Magang di bB
    Media internal Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro (FKMB) Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), yakni SAMIN NEWS, mengirimkan 6 crew untuk magang di kantor redaksi blokBojonegoro (bB) Media. Mereka, nantinya akan diproyeksikan menjadi tim redaksi dalam media internal.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 11 Februari 2017 10:00:35 Kartar Sumbertlaseh Ngaji Bareng dan Rembug Kegiatan Kartar Sumbertlaseh Ngaji Bareng dan Rembug Kegiatan
    Karang Taruna (Karta) Sumber Karya, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander menggela Ngaji Bareng sekaligus untuk merembug kegiatan, Jumat (10/2/2017).
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...