Bahaya Mencukur Rambut Kemaluan Sebelum Berhubungan Seks
Sabtu, 24 Desember 2016 07:00:50 Bahaya Mencukur Rambut Kemaluan Sebelum Berhubungan Seks

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Mencukur rambut kemaluan, apalagi sebelum berhubungan seksual sangat tidak disarankan. Sebelumnya, sejumlah penelitian menunjukkan, mencukur rambut kemaluan bisa meningkatkan risiko infeksi menular seksual.

Nah, apabila mencukur rambut kemaluam dilakukan sebagai ritual sebelum melakukan hubungan seksual, baik pada laki-laki maupun perempuan, risiko penyakit akan jauh lebih tinggi.

"Mencukur rambut kemaluan secara drastis dapat meningkatkan risiko Anda terkena infeksi menular seksual sebesar 440 persen," ujar Lora Ivanova dari myLAB Box.

Penelitian menemukan adanya risiko terkena infeksi menular seksual seperti, herpes, HPV yang bisa menyebabkan kutil kelamin hingga kanker, sifilis, gonore atau kencing nanah, klamidia, hingga HIV.

Memangkas habis rambut kemaluan ternyata akan memudahkan bakteri maupun virus melewati kulit. Rambut kemaluan sendiri sebenarnya berfungsi melindungi kulit dari gesekan dan mencegah masuknya bakteri serta virus.

Ivanova mengatakan, banyak luka yang tak terlihat setelah mencukur rambut di sekitar organ intim itu. Pisau cukur yang digunakan juga belum tentu bersih.

Belum lagi jika udara di sekitar organ intim sering dibiarkan lembab. Kondisi itu merupakan 'surga' bagi perkembangan bakteri. Akibatnya, infeksi menular seksual mudah terjadi.

Apabila sudah terlanjur sering mencukur rambut kemaluan, pastikan Anda dan pasangan terbebas dari infeksi menular seksual sebelum bercinta. Hindari pula berganti-ganti pasangan. Pikir dua kali sebelum memangkas habis rambut kemaluan, apakah ada manfaatnya bagi kesehatan.

 

Sumber: http://health.kompas.com/read/2016/12/22/210000623/bahaya.

mencukur.rambut.kemaluan.sebelum.berhubungan.seks

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Sabtu, 17 Desember 2016 21:00:14 blokMedia Group Dominasi Lomba Tingkat Jatim GM bB dan bT: Terima Kasih Blokers yang Sudah Setia GM bB dan bT: Terima Kasih Blokers yang Sudah Setia
    Lomba karya tulis jurnalistik dan fotografi tahun 2016 se Jawa Timur, menyisakan hasil manis bagi blokMedia Group (blokBojonegoro.com dan blokTuban.com). Sebab, dari enam juara dan enam nominasi harapan, reporter bB dan bT, sapaan akrab dua media online terkemuka di eks karesidenan Bojonegoro, berhasil meraih tiga hadiah.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Jumat, 13 Januari 2017 08:00:33 Doa Kebangsaan Dalam Haul Manakib Ansor Gayam Doa Kebangsaan Dalam Haul Manakib Ansor Gayam
    Dalam rangka memperingati haul manakib Syech Abdul Qodir Al Jilani, pengurus Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gayam mengadakan doa kebangsaan dan pembacaan manaqib di Masjid Ar - Rosyid, Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...