Sektor Wisata Sumbang 305,5 Persen PAD Bojonegoro
Kamis, 12 Januari 2017 10:00:00 Sektor Wisata Sumbang 305,5 Persen PAD Bojonegoro

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro dari sektor wisata mengalami peningkatan signifikan. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan sektor ini mencapai 305,5 persen, yakni di tahun 2015 ditargetkan Rp378 juta dan di tahun 2016 ini ternyata mampu menyumbang 305,5 persen menjadi Rp1,532 miliar.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto menjelaskan, penerimaan pendapatan sektor wisata ini di antaranya dari Dander waterpark, objek wisata api abadi Kayangan Api, Waduk Pacal, pesanggrahan Tirta Wana Dander serta Gedung Serba Guna.

"Dander WaterParklah yang memberikan pemasukan terbesar yakni mencapai Rp815.211.000,"jelasnya.

Kemudian disusul objek wisata kayangan api yang mampu memberikan kontribusi sebesar Rp428.371.000. Sektor lainnya dalah Waduk Pacal yang memberikan pendapatan asli mencapai Rp97.175.000 dan pesanggaran Tirtawana Dander Rp105.100.000. Terakhir adalah Gedung Serba Guna yang mampu memberikan kontribusi Rp87.000.000.

"Pencapaian ini merupakan suatu hal yang menggembirakan, di mana sektor wisata kita mulai bergeliat dan menarik wisatawan meskipun domestik dan beberapa wisatawan luar daerah," ungkap Heru.

Diakui sejak beberapa tahun lalu Bojonegoro memang merintis sektor wisata dan di tahun ini diperkuat dengan dukungan sektor ekonomi kreatif berbasis kerakyatan. Sehingga sektor ini dinilai akan memberikan efek yang positif, karena kita tak selamanya harus bergantung pada sektor migas maupun agraris pertanian.

Mantan Camat Margomulyo itu menambahkan, bahwa tingkat kunjungan di tiga objek wisata di Bojonegoro yakni Dander WaterPark, Kayangan api dan Waduk Pacal di tahun 2016 mencapai 167.189 pengunjung atau naik 267,86 persen. Dibanding dua tahun sebelumnya, di tahun 2015 pengunjung di tiga sektor wisata ini hanya diangka 53.624 pengunjung dan di tahun 2014 diangka 40.920 pengunjung.

"Kenaikan jumlah kunjungan ini karena adanya beberapa peningkatan infrastruktur mulai jalan dan tersedianya beberapa fasilitas lain meskipun belum maksimal," imbuhnya.

Di tahun 2016, kunjungan terbanyak di Dander WaterPark yang mencapai angka 90.639 pengunjung kemudian di objek wisata kayangan api yang mencapai 56.915 pengunjung dan terakhir di Waduk Pacal yang didatangi oleh 19.635 pengunjung selama tahun 2016.

Sementara itu, data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Bojonegoro menyebutkan, bahwa selama 2016 ini setidaknya ada 10 objek wisata di Bojonegoro yang mulai dilirik oleh wisatawan. Yakni Dander WaterPark 90.639 pengunjung dilihat dari tiket masuk, Kayangan Api mencapai 56.915 pengunjung, Waduk Pacal 19.653 pengunjung. Objek wisata lain yang mulai dilirik adalah wisata tubbing Grogoland di Desa Ngunut Kecamatan Dander yang di tahun 2016 ini mencapai 2.200 pengunjung, Wisata Kedungmaor di Kecamatan Temayang mampu menarik wisatawan sejumlah 1.286 pengunjung dan Watu gandul sejulah 470 pengunjung.

Sementara itu Wisata negeri atas angin mulai bulan April lalu ternyata telah dikunjungi oleh 82.443 wisatawan lokal. Sedangkan wisata Agro Belimbing Desa Ngringinrejo 129.600 pengunjung, wisata edukasi Gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo 13.342 pengunjung, Wali Kidangan 1.946 pengunjung, Wisata Migas Wonocolo Kecamatan Kedewan telah disambangi oleh kurang lebih 3.255 tamu, Agroguna Farm di Kecamatan Kapas 36.500 pengunjung. Wisata Malam Go Fun yang dijalan veteran 237.000 pengunjung dalam kurun waktu 4 bulan, sedangkan sektor wisata agrowisata salak dan wisata edukasi Mojodeso didatangi masing masing 1.300 pengunjung dan 300 wisatawan lokal.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencanangkan, tahun ini sektor wisata akan menjadi salah satu sektor yang akan dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan sisi kekuatan ekonomi kerakyatan yang bersumber pada potensi wilayah baik ekonomi kreatif, wisata dan sektor lain seperti budaya, kuliner dan lain sebagainya. "Kebangkitan ini diharapkan akan menjadi geliat baru pergerakan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro," pungkasnya. [zid/mu]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Senin, 06 Februari 2017 14:00:14 6 Crew SAMIN NEWS Magang di bB 6 Crew SAMIN NEWS Magang di bB
    Media internal Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro (FKMB) Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), yakni SAMIN NEWS, mengirimkan 6 crew untuk magang di kantor redaksi blokBojonegoro (bB) Media. Mereka, nantinya akan diproyeksikan menjadi tim redaksi dalam media internal.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 11 Februari 2017 10:00:35 Kartar Sumbertlaseh Ngaji Bareng dan Rembug Kegiatan Kartar Sumbertlaseh Ngaji Bareng dan Rembug Kegiatan
    Karang Taruna (Karta) Sumber Karya, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander menggela Ngaji Bareng sekaligus untuk merembug kegiatan, Jumat (10/2/2017).
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...