Reporter: Athok Moh Nur Rozaqi
blokBojonegoro.com - Pelatihan dan sertifikasi melalui training scaffolder yang diselenggarakan kontraktor EPC 1, PT. Tripatra Engineers and Constructors memicu kecemburuan sosial dari perwakilan warga sekitar lokasi Banyuurip.
Pantauan blokBojonegoro.com di lapangan menyebutkan, akses jalan menuju Well Pad A dan C di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro diblokir mulai sekitar pukul 14.00 WIB dengan menggunakan mobil yang diparkir di tengah jalan.
"Ini karena dari warga Desa Mojodelik tidak diikutsertakan dalam sertifikasi scaffolder oleh Tripatra," kata salah satu warga, Heri Setiyono.
Ia bersama sumber lain di lapangan mengatakan, aksi itu dipicu lantaran kurang adanya komunikasi dengan warga sekitar mengenai kejelasan diadakannya sertifikasi dengan kondisi tenaga kerja lokal.
"Kalau sertifikat kerja, jelas kita tidak punya. Kebanyakan warga di sini masih berijazah SMA."
Seperti diberitakan sebelumnya, PT. Tripatra bekerja sama dengan Disnakertransos Pemkab Bojonegoro telah menyelenggarakan training scaffolder atau tenaga perancah di Pusdiklat Migas Cepu pada Senin (11/6/2012) kemarin. Pelatihan itu diikuti 26 peserta, dan dua di antaranya mengundurkan diri. [roz/yud]






