Pilgub Jatim
Rekom Pelanggaran Kampanye Tak Digubris, Panwas Geram
Sabtu, 24 Agustus 2013 14:00:00 Rekom Pelanggaran Kampanye Tak Digubris, Panwas Geram

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro mengaku geram karena rekomendasi terkait pelanggaran kampanye yang telah mereka kirim ke Komisi Pemilihan Umum kabupaten setempat tidak ditindaklanjuti.

Pelanggaran tersebut antara lain soal spanduk atau banner yang dipasang di pohon dan tiang listrik dan otomatis tidak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 69/2009 dan Peraturan Bupati (Perbup) No 24/2012.

"KPU sudah kita beri surat rekom tapi tidak jalan," keluh Ketua Panwaskab Bojonegoro, Mustofirin.

Menurutnya, hal ini merupakan pelanggaran administrasi sehingga menjadi tanggung jawab KPUK. Selain itu, sebagai penegak Perda dan Perbup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga dinilai wajib menertibkan.

"Kita juga sudah mengirim rekom ke Satpol PP," imbuhnya.

Dirinya mengaku sudah tidak sabar melihat berbagai pelanggaran yang tetap menjamur hampir di setiap sudut kota. Sehingga, kedepan ia mengaku akan bertindak sendiri jika beberapa pihak terkait tidak mengindahkan rekomendasi Panwas.

"Kita akan mengerahkan PPL (Panitia Pengawas Lapangan) untuk menertibkan spanduk-spanduk yang melanggar tersebut," tegasnya.

Namun, sebelumnya ia akan kembali mengingatkan masing-masing pasangan calon ataupun tim pemenangan yang bersangkutan agar melakukan penertiban sendiri.

"Tapi kalau tetap tidak digubris, maka akan kita tertibkan sendiri," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, banyak pemasangan spanduk maupun banner pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang tidak sesuai aturan. Pelanggaran paling banyak dilakukan dengan cara menempatkan spanduk dengan diikat atau dipaku di pohon penghijauan. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...