Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Pencairan dana dari Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro terhitung minim. Sebab, anggaran dari 11 kegiatan yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAK) dan Basic Education Capacity-Trans Fun (BEC-TF) tidak terserap (0%).
"Hal ini disebabkan karena turunnya petunjuk teknis (juknis) pada November 2011. Sehingga, proses pelelangannya sangat sempit," kata Bupati Bojonegoro, Suyoto dalam penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2011 di ruang rapat paripurna, Selasa (3/4/2012).
Namun, menurut Suyoto, taraf pendidikan di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Baik dari sisi manajemen pelayanan pendidikan, maupun sisi kualitas dan relevansi pendidikan.
Meskipun pada satu sisi, ia mengakui masih terdapat beberapa kelemahan, di antaranya belum mantapnya kondisi sarana prasarana infrastruktur pendidikan yang ada.
"Masih adanya kesenjangan akses pendidikan yang disebabkan karena faktor ekonomi dan geografis," imbuh bupati.
Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan ini dapat diukur dari beberapa indikator. Di antaranya adalah tercapainya penurunan angka buta huruf dari 147.809 jiwa pada tahun 2010 menjadi 71.239 jiwa pada tahun 2011.
"Sehingga, mengalami penurunan sebesar 51,80%," jelas Yoto.
Selain itu, output kelulusan juga mengalami peningkatan. Pada jenjang SD/MI lulus 100%, SMP/MTs 94,21% dan SMA/MA 98,69%. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2010 yakni jenjang SD/MI 100%, SMP/MTs 92,35% dan SMA/MA 97,71%.
"Selain itu, juga terjadi peningkatan angka tranmisi jumlah murid lulusan SD/MI dan seterusnya dan peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI," jelas Suyoto.
Ditambahkan, angka Drop Out (DO) anak sekolah di Kota Ledre ini juga mengalami penurunan. Tingkat SD/MI dari 0,06% menjadi 0,05%, SMP/MTs 0,42% menjadi 0,40% dan tingkat SMA dari 0,89% menjadi 0,80%. [ana/yud]
Teks foto/Riska Irdiana: Penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2011 di ruang rapat paripurna






