Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Menipisnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak membuat sejumlah kalangan putus asa dan patah semangat. Seorang pemilik bengkel di Jalan Munginsidi, Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro mampu merakit sebuah sepeda motor berbahan bakar gas elpiji. Ide ini muncul setelah mendengar rencana pemerintah yang menaikan harga bahan bakar minyak beberapa waktu lalu.
Bengkel sederhana milik Hariyanto (28) yang menghadap ke sawah mendadak ramai disambangi pengunjung yang meminta untuk dimodifikasikan motornya dari BBM jenis premium beralih ke Bahan Bakar Gas (BBG) LPG.
Sedikitnya sudah 15 sepeda motor yang sudah masuk dalam daftar tunggunya. Setelah berhasil menyelesaikan 3 sepeda motor modifnya dengan BBG LPG. Pemilik bengkel, asal Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban tersebut mengaku ide modifikasi tersebut setelah seringnya mendengar keluhan masyarakat terkait isu kenaikan harga dan menipisnya pasokan BBM.
"Apalagi saat ini cadangan minyak semakin menipis. Padahal penggunaanya semakin hari semakin bertambah," jelasnya, Kamis (31/5/2012).
Heri sapaan akrab pria yang sudah menetap di Desa pacul selama dua tahun itu menjelaskan, jika untuk memodifikasi tidak sulit. Yaitu hanya dengan menutup beberapa lubang pada karburator dan melepas pelampung bensin. Serta menambahkan jarum skep yang berfungsi untuk mengatur keluarnya gas.
"Cara kerjanya di karburator untuk lewatan gas saja, sedangkan yang mengatur gas buang yaitu jarum spuyer," jelasnya.
Menurut pria yang suka menggunakan kopyah itu, perbandingan antara memakai bahan bakar premium dengan gas sangat jauh. Sebab, dengan menggunakan BBG LPG tabung 3 kg itu bisa menempuh jarak antara 450 km, sedangkan jika menggunakan premium untuk menempuh jarak tersebut kebutuhannya berkisar antara 6 liter. "Kalau pakai bahan bakar gas, bisa lebih irit. Apalagi mesinnya juga tetap dingin," ungkapnya.
Untuk memodifikasi satu sepeda motor Dia mengaku hanya membutuhkan uang tak lebih dari Rp450.000r, termasuk pembelian tabung gasnya. Serta pembelian karburator bekas. Sebab sangat sayang kalau menggunakan karburator orisinil. [oel/lis]






