BBM Menipis, Motor Elpiji Jadi Alternatif
Kamis, 31 Mei 2012 22:00:05 BBM Menipis, Motor Elpiji Jadi Alternatif

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com -  Menipisnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak membuat sejumlah kalangan putus asa dan patah semangat. Seorang pemilik bengkel di Jalan Munginsidi, Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro mampu merakit sebuah sepeda motor berbahan bakar gas elpiji. Ide ini muncul setelah mendengar rencana pemerintah yang menaikan harga bahan bakar minyak beberapa waktu lalu.

Bengkel sederhana milik Hariyanto (28) yang menghadap ke sawah mendadak ramai disambangi pengunjung yang meminta untuk dimodifikasikan motornya dari BBM jenis premium beralih ke Bahan Bakar Gas (BBG) LPG.

Sedikitnya sudah 15 sepeda motor yang sudah masuk dalam daftar tunggunya. Setelah berhasil menyelesaikan 3 sepeda motor modifnya dengan BBG LPG. Pemilik bengkel, asal Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban tersebut mengaku ide modifikasi tersebut setelah seringnya mendengar keluhan masyarakat terkait  isu kenaikan harga dan menipisnya pasokan BBM.

"Apalagi saat ini cadangan minyak semakin menipis. Padahal penggunaanya semakin hari semakin bertambah," jelasnya, Kamis (31/5/2012).

Heri sapaan akrab pria yang sudah menetap di Desa pacul selama dua tahun itu menjelaskan, jika untuk memodifikasi tidak sulit. Yaitu hanya dengan menutup beberapa lubang pada karburator dan melepas pelampung bensin. Serta menambahkan jarum skep yang berfungsi untuk mengatur keluarnya gas.

"Cara kerjanya di karburator untuk lewatan gas saja, sedangkan yang mengatur gas buang yaitu jarum spuyer," jelasnya.

Menurut pria yang suka menggunakan kopyah itu, perbandingan antara memakai bahan bakar premium dengan gas sangat jauh. Sebab, dengan menggunakan BBG LPG tabung 3 kg itu bisa menempuh jarak antara 450 km, sedangkan jika menggunakan premium untuk menempuh jarak tersebut kebutuhannya berkisar antara 6 liter. "Kalau pakai bahan bakar gas, bisa lebih irit. Apalagi mesinnya juga tetap dingin," ungkapnya.

Untuk memodifikasi satu sepeda motor Dia mengaku hanya membutuhkan uang tak lebih dari Rp450.000r, termasuk pembelian tabung gasnya. Serta pembelian karburator bekas. Sebab sangat sayang kalau menggunakan karburator orisinil. [oel/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Kamis, 14 April 2016 12:00:19 Blok Buku Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis
    Bagi anda pecinta buku, blokBojonegoro punya sesuatu untuk Anda. Sesuatu itu adalah rubrik Blok Buku. Ya, sebuah blok atau semacam komunitas, yang Anda bisa sekedar berbelok mampir untuk duduk-duduk santai di blok tersebut. Bisa sekadar membaca, atau ikut mengisi rubrik tersebut.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 30 April 2016 19:30:00 Jambore LPM Kampus Ungu di Prataan Praktik Organisasi dengan Bersihkan Sampah Praktik Organisasi dengan Bersihkan Sampah
    Berbagai kegiatan dilakukan anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICSADA) Bojonegoro saat Jambore di Pemandian Air Panas Prataan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Salah satunya dengan kompetisi simulasi organisasi melalui modifikasi sampah yang ada di sekitar kegiatan.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...