Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Rombongan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek double track Bojonegoro - Surabaya, Selasa (3/7/2012) tadi. Proyek negara Cirebon - Surabaya baru rampung 20 %, sedangkan targetnya bisa on the track pada 2014.
Wamenhub Bambang Susantono, mengatakan sidak ini terkait progres pembangunan jalur rel ganda. Monitoring dari Surabaya sampai Cirebon terus dilakukan untuk mengevaluasi pembangunan double track tersebut.
Dikatakan, pembangunan di sepanjang jalur Surabaya - Bojonegoro sudah berjalan dengan baik. Maka dari itu, ia optimis pada 2013 nanti pembangunannya sudah selesai sehingga tahun berikutnya sudah bisa beroperasi.
"Semua berjalan dengan baik, namun terus kita pantau kondisi di lapangan agar berjalan sesuai rencana," kata Bambang saat ditemui di Stasiun Besar Bojonegoro.
Sementara ini tidak ada kendala dalam pembebasan lahan, termasuk pembebasan beberapa fasum (fasilitas umum) antara Pasar Turi - Tandes, PT KAI tidak banyak membebaskan lahan lantaran 90 % menggunakan lahan milik sendiri.
Selain Wamenhub, dalam sidak petang tadi juga hadir Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, Dirjen PT KAI Tundjung Indrawan dan Direktur Ops PT KAI Bambang Irawan serta Kepala Daop IV Semarang dan Kepala Daop VIII Surabaya. [oel/yud]






