Reporter : Joel Joko
blokBojonegoro.com - Sepanjang pagi tadi dua kecelakaan terjadi di lokasi yang sama. TKP sekitar Jembatan Jarak'an, Desa Ngulanan, Kecamatan Dander. Jalur ini menjadi salah satu jalur yang patut diwaspadai para pemakai jalan. Sebab, jalan alternatif yang menghubungkan Bojonegoro-Padangan itu rawan Laka Lantas.
Pertama, kecelakaan antara truk pengangkut semen dengan truk bermuatan tekstil. Karena tidak parah, akhirnya masing-masing melanjutkan perjalanan.
Menurut warga setempat, kecelakaan berawal saat truk pengangkut semen dari arah timur dengan kecepatan tinggi diduga tidak memperhatikan arus lalu lintas. Dari arah barat rombongan truk bermuatan kain keluar dari jembatan, tapi salah satu truk diserempet truk semen yang terus melaju.
"Harusnya truk semen mengurangi kecepatan, sehingga bisa bergantian dengan truk dari barat," kata Waridi salah satu saksi.
Warga melihat ada petugas ke lokasi untuk mengurus kecelakaan yang terjadi. Tapi tak lama kemudian kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan melanjutkan perjalanan.
Sebagaimana diketahui, di lokasi yang sama kecelakaan kembali terjadi. Gara-gara sopir truk mengantuk akhirnya menabrak truk di depannya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, tetapi kedua truk rusak parah.
"Mendekati lebaran jalur ini semakin padat, sampai mendekati hari H Lebaran," ungkap Kanit Laka, Ipda Wiwin Rusli di lokasi kejadian.
Dijelaskan Wiwin, setiap malam sampai menjelang pagi jalur ini ramai kendaraan besar. Sehingga pemakai jalan harus waspada selalu situasi lalu lintas di Bojonegoro.
Beberapa kali kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar terjadi dinihari. Menurut mantan kanit serse Polsek Kapas tersebut, pengemudi kurang memperhatikan rambu-rambu dan kondisi jalan.
Oleh sebab itu, untuk menekan terjadi Laka Lantas selama puncak mudik, petugas siaga melalui layanan Pam Ketupat 2011. Tahun ini pos lebaran dibangun 9 posko yang tersebar mulai Baurno (wilayah timur) sampai Margomulyo (wilayah barat). [oel/lis]






