Penganiayaan Anak Dibawah Umur
Penyelidikan Kuatkan Dugaan Awal
Jumat, 30 Maret 2012 19:00:53 Penyelidikan Kuatkan Dugaan Awal

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Berdasarkan proses hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Mapolres Bojonegoro terkait kasus penganiayaan anak dibawah umur yang menimpa Dewi, bukan nama sebenarnya (10) warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander.

Hasil semantara menguatkan dugaan awal bahwa  penganiayaan dilakukan ibu tiri korban. Saat ini penetapan tersangka sudah mengarah kepada istri baru dari ayah Dewi. Meskipun, dugaan sementara pelaku beralasan melakukan hal itu karena emosi sesaat.

Namun, untuk proses selanjutnya petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna mengungkap fakta sebenarnya. Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setyadi menyatakan, bahwa penetapan tersangka sudah mengarah kepada ibu tiri korban.

"Kita tunggu sampai pemeriksaan 1x24 jam untuk menentukan tersangka. Tapi sudah mengarah kepada orang yang paling dekat dengan korban, (ibu tiri korban)," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Rakhmad Setyadi, Jumat (30/3/2012).

Selain itu, penganiayaan ini juga diduga sudah sering dilakukan pelaku. Akibat penganiayaan itu, korban Dewi, mengalami luka lecet didua pahanya karena disiram dengan menggunakan telur panas. Selain itu juga luka pada jari tangan yang sebelumnya dipukul menggunakan sapu.

Ibu tiri korban, Suyanti, Warga Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, yang kini menjadi istri dari Suparno, ayah kandung korban, itu terancam pasal penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Meskipun tiri, karena tinggal dalam satu rumah jadi tetap kita kenakan pasal KDRT," jelas Kapolres AKBP Rakhmad Setyadi.

Terungkapnya kasus itu setelah keluarga korban dihubungi oleh guru sekolah Dewi. Karena merasa tidak terima, kakek korban, Teguh langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dander dan dirujuk ke Polres Bojonegoro.

"Saya tidak terima saat dihubungi oleh guru sekolahnya bahwa cucu saya menjadi korban penganiayaan ibu tirinya, kemudian saya langsung lapor ke polisi," kata Teguh.

Saat ini kasus tersebut masih diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPPA) Polres Bojonegoro. Sementara Ibu kandung Korban Sri Utami (30), mengaku sudah tiga tahun yang lalu pisah dengan suaminya. Namun, anak pertama mereka lebih memilih untuk tinggal bersama dengan ayah kandungnya yang bertempat tinggal di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander bersama ibu tirinya.

"Memang keinginannya sendiri untuk ikut tinggal bersama dengan ayah kandungnya," ujarnya sambil menggendong anak keduanya bersama suami barunya. [ana/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Senin, 13 Mei 2013 18:46:42 Rumah Potong Hewan Banjarsari Ludes Terbakar
    Kebakaran hebat melahap Rumah Pemotong Hewan (RPH) di Desa Banjarsari
    Redaksi
    Senin, 17 Juni 2013 16:30:54 Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media
    Senin (17/6/2013) siang, kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) di Jalan Lisman, Gg Baru V, Kota Bojonegoro mendadak ramai.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Minggu, 16 Juni 2013 22:00:33 Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS
    Setelah usai proses konsultasi, serta koordinasi, Minggu (16/6/2013) dilaksanakan proses audit akurasi Pemutakhiran Data pemilih.
    Info Tabloid bB
    Minggu, 16 Juni 2013 19:06:02 Tabloid bB Juni, Melangkah Bersama Pembaca
    Semakin mendekatnya Ulang Tahun kedua blokBojonegoro Media, tepatnya 26 Juni mendatang, edisi Juni kali ini redaksi bB berusaha membahas dengan matang sesuai momen bulan istimewa dengan tema besar Ultah kedua "Melangkah bersama Pembaca" Edisi Juni rubrik investigasi disajikan dengan topik "Lingkungan Dicengkram Tambang". ...