Kramasi Kambing Seminggu Sekali
Kamis, 11 Agustus 2011 13:15:58 Kramasi Kambing Seminggu Sekali

Pengirim : Eko Heru Megantoro

blokBojonegoro.com -
Kristianto (46) merupakan salah satu warga belajar program Inovasi Aksara Agar Berdaya (Inovasi AKRAB), dari Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Program yang berjalan sejak 20 September 2010 lalu hingga sekarang.

Disela-sela kesibukannya sebagai petani dan juga pengrajin batako, ia tetap saja masih semangat dalam mengikuti kegiatan belajar membaca, menulis dan berhitung (CaLisTung) yang merupakan menjadi materi pokok dalam program Inovasi AKRAB.

Bapak satu putra ini merasa senang dapat mengikuti program yang dilaksanakan oleh PKBM Makmur Kecamatan Ngraho tersebut, apalagi dalam program Inovasi AKRAB ini setiap sub kelompok kecil sejumlah empat orang mendapat ragi belajar atau penyemangat dalam belajar berupa satu ekor kambing.

Ditemui di kediaman di Desa Luwihaji, suami dari ibu Sunarti itu cukup gembira dan juga semangat dalam merawat kambing. Terbukti hingga sekarang kambing tersebut sudah melahirkan dua ekor anak kambing yang cukup sehat bahkan sekarang sudah bunting (hamil) lagi.

“Tidak semua orang di Kecamatan Ngraho memiliki kambing jenis Etawa ini, saya akan selalu bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman. Khususnya dalam merawat kambing ini, dan saya terus bertanya kepada bapak Suwardi, selaku tutor di kelompok belajar kami,” katanya sambil tersenyum.

Dalam proses perwatan kambing, ternyata beliau memiliki trik-trik khusus agar kambing tetap sehat dan juga segar bugar, salah satunya ngramasi kambing seminggu sekali.

“Hampir sama dengan orang-orang tua dahulu, kambing juga punya tumo (kutu), jika tidak dibersihkan kambing juga merasa terganggu dengan keberadaan kutu tersebut,” jelas pria kelahiran 1965 ini.

Ia juga membuatkan kandang khusus untuk kambing-kambingnya tersebut. Kandang berukuran 5,5 m2 yang terbuat dari potongan-potongan bambu dan dibuat mirip rumah panggung kecil, dengan alas juga dari bambu agar kambing tidak kedinginan saat malam hari.

“Setiap hari kandang juga selalu saya bersihkan agar kambing merasa nyaman berada di dalam kandang serta mengurangi adanya bibit penyakit yang dapat menyerang kambing” ujar suami dari Sunarti ini.

Seperti kambing-kambing yang lainnya, dalam hal pakan (makanan), sehari-hari diberikan jenis dedaunan warna hijau yang banyak terdapat di sekitar rumahnya. “Beda dengan wedus gibas (domba) dan wedus jowo (kambing jawa), jenis kambing Etawa ini merupakan kambing yang dremban (suka banget makan), sangat mudah memberikan makan kambing jenis ini, pokoknya semua daun warna hijau dibabat (dimakan) semua,” tuturnya.

“Meskipun dremban (suka benget makan), kadang juga kambing ini susah makan mas, makanya setiap seminggu sekali saya njamoni (diberi minum jamu) air perasan temu ireng, tujuannya ya supaya kambing tetap dremban (suka banget makan). Nyenengne (senang) mas kalau lihat kambingnya dremban (suka banget makan," sambungnya dengan sedikit tertawa.

Dalam hal merawat kambing ia tidak merasa terbebani, namun dalam hal kegiatan belajar mengajar, khususnya CaLisTung dirinya merasa kesulitan untuk dapat mengikuti pelajaran yang diberikan oleh tutor.

Mungkin dikarenakan usia yang sudah kepala empat, sehingga susah untuk menerima dan mengingat materi-materi pembelajaran. “Tutornya juga harus tetap sabar ngadepi (menghadapi) orang tua seperti saya ini” terangnya sambil terkekeh.

Walaupun begitu, ia tetap berjanji akan terus semangat untuk mengikuti semua petunjuk dari tutor hingga program Inovasi AKRAB ini selesai. Sehingga setelah menerima pelajaran sekian bulan sedikit demi sedikit materi yang disampaikan tutor dapat dimengerti.

“Mudah-mudahan setelah program Inovasi AKRAB ini selesai saya dapat membaca, menulis, berhitung dengan baik dan juga menambah ilmu pengetahuan saya. Meskipun usia saya sudah 46 tahun seperti ini, saya akan terus belajar dan menambah ilmu pengetahuan yang saya miliki," lanjutnya. [mad]

heru07207@gmail.com
Desa Kalirejo, Kecamatan Ngraho
Bojonegoro

Komentar Pembaca
  • Jumat, 12 Oktober 2012 16:44:57 tony anaya
  • apakah jamunya itu juga bisa di minumkan kambing gibas mas?

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Senin, 13 Mei 2013 18:46:42 Rumah Potong Hewan Banjarsari Ludes Terbakar
Kebakaran hebat melahap Rumah Pemotong Hewan (RPH) di Desa Banjarsari
Redaksi
Senin, 17 Juni 2013 16:30:54 Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media
Senin (17/6/2013) siang, kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) di Jalan Lisman, Gg Baru V, Kota Bojonegoro mendadak ramai.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Minggu, 16 Juni 2013 22:00:33 Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS
Setelah usai proses konsultasi, serta koordinasi, Minggu (16/6/2013) dilaksanakan proses audit akurasi Pemutakhiran Data pemilih.
Info Tabloid bB
Minggu, 16 Juni 2013 19:06:02 Tabloid bB Juni, Melangkah Bersama Pembaca
Semakin mendekatnya Ulang Tahun kedua blokBojonegoro Media, tepatnya 26 Juni mendatang, edisi Juni kali ini redaksi bB berusaha membahas dengan matang sesuai momen bulan istimewa dengan tema besar Ultah kedua "Melangkah bersama Pembaca" Edisi Juni rubrik investigasi disajikan dengan topik "Lingkungan Dicengkram Tambang". ...