Abdikan Diri di Pondok Rehabilitasi Jiwa
Sabtu, 27 Agustus 2011 18:00:00 Abdikan Diri di Pondok Rehabilitasi Jiwa

Reporter : Khoirul Muhsinin

blokBojonegoro.com - Berkecimpung dalam kegiatan pengobatan khusus orang-orang abnormal dalam hal ini orang yang berpenyakit jiwa pasti tidak semudah mengobati pasien lainnya.

Banyak tantangan yang pasti dihadapi, bahkan tak jarang nyawa pun jadi taruhan. Bagaimana tidak, keabnormalan pasien yang berpenyakit jiwa kadang memang di luar nalar. Oleh sebab itu, kerelaan orang untuk mengabdi di pondok rehabilitasi kadang sukar dicari.

Namun, tampaknya hal itu tidak masalah bagi M Amin Syaifullah, warga asli Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang tersebut rela sehari-hari hidup dengan orang-orang yang berpenyakit jiwa demi mengusahakan kesembuhan mereka.

Pekerjaan mulia ini ia lakukan setelah pengasuh Pondok Rehabilitasi An-Nawawi, M Fahrur Rozi, terkena struk sekitar tiga tahun yang lalu.

Kepada blokBojonegoro.com alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat tahun 2004 ini menceritakan, awalnya dirinya yang memang rekanan kiai Rozi sejak di organisasi Persatuan Pengobat Herbal Modern Indonesia (PPHMI) merasa terpanggil dengan keadaan pondok yang ditinggal pengasuhnya sakit.

"Saya dulu satu organisasi sam pak kiai mas, waktu tahu pak kiai sakit saya merasa perlu untuk kesini," ungkapnya.

Dikatakan, sama seperti metode pengobatan yang dilakukan pendahulunya di pondok tersebut. Amin menggunakan obat-obat herbal untuk mengatasi penyakit pasiennya. Selain dengan obat herbal juga dengan ramuan hewani.

Pria yang mengabdi selama kurang lebih tiga bulan ini merasa prihatin dengan keadaan pondok yang nyaris ditinggal santrinya satu persatu ini.

Namun, ia optimis dengan semangatnya dan dengan niatnya demi kesembuhan pasien. Pondok Rehabilitasi ini akan kembali beroperasi sebagaimana mestinya dan sebagaimana terdahulu. [nin/lis]

Teks foto/Khoirul Muhsinin : M Amin Syaifullah

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Minggu, 03 Januari 2016 07:55:20 Uniknya Balap Ulat di Tuban
    Balap sepeda atau balap merpati sudah menjadi hal yang lumrah dan sering kita jumpai. Namun perlombaan satu ini mungkin satu-satunya yang pernah ada di dunia, yaitu balap ulat daun jati. Lomba Unik itu diadakan masyarakat Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hutan.
    Redaksi
    Jumat, 04 Desember 2015 13:30:00 Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB Crew Sinergi Kunjungi Kantor Redaksi bB
    Crew Media Kampus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan(IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bojonegoro, Sinergi mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro Media (tabloid blokBojonegoro & blokBojonegoro.com) di Jalan MT Haryono, Ruko Permata Jetak No. 5A Bojonegoro, Jumat (4/12/2015).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 06 Februari 2016 21:30:13 Diskusi OBOR PAC GP Ansor Gayam Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi Mengupas Ektrimisme Faham Wahabi
    Ramainya faham-faham radikal yang berkembang di masyarakat, dan adanya seruan dari ketua PBNU KH. Said Aqil Siroj, bahwa Indonesia dalam keadaan darurat wahabi. Hal itu mendorong sahabat-sahabat PAC GP Ansor Gayam dalam kegiatan kajian rutin OBOR (Obrolan Bareng Ansor), yang secara spesifik mengusung tema 'Mengupas Ekstrimisme Faham Wahabi dan Tantangan Bagi Kaum Nahdliyin' yang bertempat di masjid al-Muttaqin, Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...