Daftar Tunggu Haji Bojonegoro Hingga Tahun 2023
Kamis, 12 April 2012 11:00:47 Daftar Tunggu Haji Bojonegoro Hingga Tahun 2023

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Pendaftar jemaah haji di Kabupaten Bojonegoro tampaknya harus benar-benar bersabar sebelum menunaikan ibadah ke tanah suci Mekkah. Pasalnya, daftar tunggu calon jemaah haji tahun ini saja baru bisa berangkat pada tahun 2023.

Lamanya giliran pelaksanaan ibadah haji itu karena jumlah kuota haji yang terbatas. Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur (Jatim) hanya menetapkan total kuota 34.422 orang. Sedangkan jumlah pendaftar di Bojonegoro terus meningkat. Tahun ini calon jamaah haji yang akan berangkat 964 orang.

"Pendaftarnya setiap tahun meningkat tapi kuotanya menurun," ujar Kasi Gara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Wachid Priyono.

Dengan alokasi kuota yang telah ditetapkan tersebut, baik Kemenag atau masyarakat yang ingin mendaftar pun tidak bisa berbuat banyak.  Masyarakat terus bersabar, karena harus menunggu 11 tahun lagi. Namun diharapkan, para calon jemaah yang masuk dalam waiting list bisa memanfaatkan waktu itu untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat menunaikan ibadah haji nanti. [oel/lis]

Ilustrasi: net

Komentar Pembaca
  • Kamis, 12 April 2012 22:09:38 kang Ri
  • Terus aku kebagian tahun Berapa ini semoga cepat menyusul ya Alloh

  • Jumat, 24 Agustus 2012 09:59:00 ali sodikin
  • tolong sistem pelunasanya gmana

  • Selasa, 01 Januari 2013 11:11:29 kuzhariyadi
  • ya sabar 11 tahun

  • Selasa, 30 Juli 2013 10:13:37 nanik
  • pak mohon yang tunda untuk pemberangkatan 2013 diberi surat resmi. mkasih

  • Senin, 19 Agustus 2013 20:56:45 Rohman
  • Gan mau tanya kalau calon Haji yang sudah meninggal uang yang daftar haji uang di kembalikan atau hangus. terimakasih

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
Redaksi
Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...