20:00 . Peringati Milad HMI Akan Gelar Lomba Menulis   |   19:00 . Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Petakan KRB   |   17:00 . Dinsos Bojonegoro, Anggarkan Rp15,3 M untuk KPM BPNT-D   |   16:00 . Harga Cabai Tak Kunjung Turun, Pedagang Mengeluh   |   15:00 . Warga Mulyoagung Digegerkan Mayat Mengapung di Bengawan   |   14:00 . Empat Atlet Pelti Asal Bojonegoro Berhasil Menjadi Juara   |   13:00 . Tahun 2020 Pemkab Sediakan 304 Pagu Beasiswa, ini Persyaratannya...   |   12:00 . Disperinaker Pastikan Tak Ada Pekerja Asal Bojonegoro di China   |   11:00 . Lakukan Indisipliner, 4 Oknum Guru Diberikan Sanksi   |   10:00 . UDD PMI Pusat Visitasi ke Bojonegoro   |   09:00 . Entri Data: Dipaksa Dulu, Budaya Kemudian   |   08:00 . Manfaatkan Sungai Meluap untuk Cari Kayu Bakar   |   07:00 . 5 Cara Atasi Keringat Berlebih pada Area Ketiak   |   21:00 . KKN IAI Sunan Giri Gelar Lomba Mewarnai   |   20:00 . Lomba Mewarnai KKN IAI di Sarangan   |  
Wed, 29 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tag : belanda di bojonegoro

  • Tuesday, 29 August 2017 12:00

    Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (24)

    Prambonwetan Melawan

    Prambonwetan Melawan Kepala Desa Prambonwetan, Suratni, gugur ketika memimpin penghadangan pasukan Belanda di wilayah utara Rengel pada 17 Juli 1949. Selama Agresi Militer Belanda ke II di Tuban, Prambonwetan merupakan daerah penting yang selalu ramai lalu lintas pasukan gerilya.

    read more

  • Wednesday, 23 August 2017 12:00

    Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (19)

    Serdadu Mengobrak-abrik Lereng Gunung Pandan

    Serdadu Mengobrak-abrik Lereng Gunung Pandan Sebagian dari mereka yang kembali ke rumah dinas dengan membawa satu mayat temannya, berhasil menyergap dan menembak mati 7 orang yang terdiri dari 3 rakyat biasa dan Mantri Kehutanan Sastrosudarmo beserta Prajurit Kadir dan 2 Anggota TRIP.

    read more

  • Wednesday, 09 August 2017 12:00

    Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (7)

    Peluru Belanda yang Menghujani Montong

    Peluru Belanda yang Menghujani Montong Perlahan namun pasti, Belanda mengetahui orang-orang yang diburunya memusatkan kekuatan berada di Montong. Daerah ini menjadi tempat penting kepemerintahan militer sejak 10 Januari 1949, saat Komandan KDM, R.E Soeharto berpindah dari Tlogo Nongko sampai 21 April 1949, ketika kepemerintahan dipindah lagi ke Jatirogo.

    read more

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat