11:00 . Pemudik di Terminal Tiap Hari Stabil   |   10:00 . Lebaran, Warkop Menjadi Tempat untuk Bersilaturrohim   |   09:00 . Hari ini, Grand Opening Bukit Tono   |   08:00 . Pengunjung Kecewa Tak Bisa Rasakan Belimbing Kuning   |   07:00 . Loyo Usai Liburan, Ini Tips Genjot Produktivitas Kerja!   |   20:00 . Libur Lebaran, Pengunjung Kebun Belimbing Membludak   |   19:00 . Mengaku Akun FB Dibajak, BI Tetap Dibawa ke Bekasi   |   18:00 . Diduga Pelaku Hate Speech, Pemuda Gayam Diamankan Polisi   |   17:00 . Reuni Kedua Maisba 2008, Belajar Pertanian   |   16:00 . Anna Mu'awanah Open House Tiga Hari   |   15:00 . Harga Bahan Pokok Saat Lebaran Cenderung Stabil   |   14:00 . Lebaran, Liburan Gratis di Sendang Grogolan   |   13:00 . Lawan Putra Jombang, Persibo Target Menang   |   12:00 . Lebaran, Jasa Pengisi Angin Nitrogen Kebanjiran Berkah   |   11:00 . PAC Ansor Gayam Gelar Halal Bihalal   |  
Thu, 29 June 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Investigasi

  • Wednesday, 28 June 2017 09:00:00

    Jejak Sang Penyebar Islam (12)

    Wali Gotong Dipercaya Masih Keturunan Angling Dharma

    Wali Gotong Dipercaya Masih Keturunan Angling Dharma Selain ada makam Kiyai Tameng Jati yang berda di Desa Sudah, dan Makam Wali Kidangan di Desa Sukorejo, ternyata ada satu lagi makam salah satu penyebar islam tersohor di Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, yaitu Makam Wali Gotong yang berada di Dukuh Gotong Desa Tinawun.

    read more

  • Tuesday, 27 June 2017 15:00:00

    Jejak Sang Penyebar Islam (11)

    Konon, Makam Wali Kidangan Sulit Diabadikan

    Konon, Makam Wali Kidangan Sulit Diabadikan Salah satu destinasai wisata religi yang ada di Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yaitu makam Wali Kidangan, tepatnya di Desa Sukorejo, di atas bukit Dusun Kidangan, sekitar 1,5 kilo meter dari arah jembatan malo ke utara, konon jarang sekali ada yang bisa mengabadikan makam tersebut dengan kamera.

    read more

  • Saturday, 17 June 2017 17:00:00

    Jejak Sang Penyebar Islam (10)

    Kiyai Tameng Jati yang Masih Misterius

    Kiyai Tameng Jati yang Masih Misterius Jika kita mendengar kata Malo, otomatis sebagian orang akan berfikir tentang beberapa destinasi wisata yang berada di sana, salah satunya adalah wisata budaya Wali Kidangan. Namun, selain Wali Kidangan ternyata di sana ada salah satu makam penyebar islam, yang banyak masyarakat sekitar belum mengetahuinya.

    read more

  • Sunday, 04 June 2017 17:00:11

    Jejak Sang Penyebar Islam (9)

    Mbah Abror, Penyebar Islam di Sukosewu dengan Banyak Karomah

    Mbah Abror, Penyebar Islam di Sukosewu dengan Banyak Karomah Di daerah Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro ada salah satu tokoh yang cukup tersohor hingga kawasan Kecamatan Sugihwaras. Masyarakat menyebutnya Mbah Kiai Abror. Ia diyakini sebagai perintis awal penyebar Islam di wilayah Kecamatan Sukosewu.

    read more

  • Saturday, 03 June 2017 17:00:34

    Jejak Sang Penyebar Islam (8)

    Islam di Ngasem, dari Raden Hasaniman Sampai K.H. Abdul Syakur

    Islam di Ngasem, dari Raden Hasaniman Sampai K.H. Abdul Syakur Benarkah Raden Hasaniman adalah seorang tokoh penyebar Agama Islam pertama di Kecamatan Ngasem? Menurut dari cerita yang berhembus di masyarakat bahwa islam pertama kali ada di daerah tersebut, berkat seorang yang bernama Hasaniman. Konon merupakan keturunan Betoro Katong dari Ponorogo.

    read more

  • Friday, 02 June 2017 17:00:36

    Jejak Sang Penyebar Islam (7)

    Sunan Blongsong, Kontra Belanda, Berdakwah Islam di Baureno

    Sunan Blongsong, Kontra Belanda, Berdakwah Islam di Baureno Salah satu penyebar Islam yang ada di Kabupaten Bojonegoro adalah Sunan Blongsong. Dia dikenal sebagai seseorang yang pertama kali menyebarkan agama Islam di sekitar daerah Desa Blongsong, Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Makam Sunan Blongsong yang memiliki nama lain Banung Sumitro ini berada di wilayah Jalur Bojonegoro-Surabaya masuk jalur poros desa timur SMP Ahmad Yani Baureno sekitar 150 meter.

    read more

  • Thursday, 01 June 2017 17:00:30

    Jejak Sang Penyebar Islam (6)

    Cerita Mistis di Balik Kisah Raden Lanching Kusuma (Bagian 2)

    Cerita Mistis di Balik Kisah Raden Lanching Kusuma (Bagian 2) Dekitahui, Raden Bagus Lanching Kusumo adalah seorang perjaka atau bujangan, pada masa itu ( tak diketahui tahun berapa saat beliau hidup, namun dari penelusuran blokBojonegoro.com, di lokasi terlihat makam seorang kanti/satpam/pengawal yaitu bernama Subakir wafat pada 12 Maulud 1212, dan pengawal satunya lagi bernama Sujono dengan wafat yang sama seperti Subakir

    read more

  • Wednesday, 31 May 2017 17:00:25

    Jejak Sang Penyebar Islam (5)

    Raden Bagus Lancing Kusumo Penyebar di Tanah Bubulan (Bagian 1)

    Raden Bagus Lancing Kusumo Penyebar di Tanah Bubulan (Bagian 1) Sebuah desa erat kaitannya dengan kisah-kisah yang menjadi sejarah dan diyakini masyarakatnya. Sebagaimana kisah yang dituturkan sesepuh di Dusun Ngeneng (dulu bernama Clebung Ngeneng), Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro. Di desa tersebut terdapat sebuah makam yang diyakini keramat yakni petilasan Raden Bagus Lanching Kusomo. Konon katanya beliau adalah salah satu penyebar Islam pertama di daerah tersebut.

    read more

  • Tuesday, 30 May 2017 17:00:18

    Jejak Sang Penyebar Islam (4)

    Berdirinya Masjid Darul Muttaqin di Padangan (Habis)

    Berdirinya Masjid Darul Muttaqin di Padangan (Habis) Di timur perempatan traffict light Padangan, ada masjid bernama Darul Muttaqin. Sekilas jika dilihat dari jalan raya memang tampak seperti masjid pada umumnya, tetapi yang berbeda adalah dengan adanya gapura masuk yang menarik. Tampak gapura dengan model bangunan tua ber tuliskan lambang bintang dan bulan, di bawahnya ada tahun 1931 dan di bawahnya ada tulisan SANGGAR PAMEODJA ENG ALAH. Masjid tersebut, merupakan bagian dari sejarah syiar Islam di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan.

    read more

  • Monday, 29 May 2017 17:00:58

    Jejak Sang Penyebar Islam (3)

    Mbah Ahmad yang Babat Tanah Rowobayan

    Mbah Ahmad yang Babat Tanah Rowobayan Dukuh Rowobayan, merupakan bagian dari Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Wilayahnya, berada di bagian selatan desa. Jika dari timur, setelah melewati Langgar Menak Anggrung Pahlawan, sekitar 500 ke arah barat, kemudian masuk gang ke selatan. Sebelum sampai rel, ada jalan masuk ke timur. Di sana, ada makam dari salah satu keturunan Mbah Sabil, yakni Mbah Kiai Ahmad. Makamnya, berada di ruangan sebelah Masjid Darussalam. Semasa hidupnya, Mbah Kiai Ahmad yang membuka tanah di Rowobayan dan turut serta siar agama Islam.

    read more

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 14 June 2017 15:00:53

    UKW PWI Cabang Tuban

    blokMedia Group Ikutkan 9 Reporter di UKW

    blokMedia Group Ikutkan 9 Reporter di UKW Sebanyak 9 reporter dari blokMedia Group (www.blokBojonegoro.com dan www.blokTuban.com) mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Tuban, selama dua hari ke depan, Rabu (14/6/2017), di auditorium Semen Gresik, Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 25 June 2017 05:00:08

    MWC NU Temayang Salurkan Zakat Fitrah

    MWC NU Temayang Salurkan Zakat Fitrah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Temayang beserta Banomnya menyalurkan zakat fitrah dan Santunan anak yatim piatu bertempat di Dukuh Sumberpoh, Desa. Soko, wilayah ini menempuh perjalan sekitar 75 menit dari Kecamatan Temayang, Sabtu, (24/06/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more