07:00 . 'Pelakor' Jadi Tren, Apa Kata Riset tentang Fenomena Ini?   |   21:00 . Chek Dam Bocor, 3 RT di Sarangan Kebanjiran   |   20:00 . Jual Mobil Lising, Warga Malo Masuk Bui   |   19:00 . Siswa Luar Daerah Perketat Persaingan Olimpiade Matematika IKIP   |   18:00 . Ketua DPRD Kosong, Wawan Digantikan Agung   |   17:00 . 3836 Petani Sudah Ikut Asuransi Pertanian   |   16:00 . GTT Segera Terima SK, PTT Masih Tak Jelas?   |   15:00 . Pemerintah Dander Akan Lakukan Normalisasi Sungai   |   14:00 . Genangi Hektaran Lahan Padi, Petani Terancam Gagal Panen   |   13:00 . 170 Guru di Bojonegoro Ikuti Seminar PTK   |   12:00 . Tak Mampu Tahan Derasnya Air, Tanggul Sambiroto Jebol   |   11:00 . Pemasangan APK Tunggu Desain dari KPU   |   10:00 . Tauwa, Minuman Nikmat, Hangat Segarkan Badan   |   09:00 . Ayo...! Berselawat Bareng Ustad M. Ridwan Asyfi dan Kang Prabu   |   08:00 . Siaga Hijau, Debit Bengawan Solo Terus Surut   |  
Mon, 26 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 January 2018 15:00:14

1.077 Perceraian di Bojonegoro Karena Faktor Ekonomi

1.077 Perceraian di Bojonegoro Karena Faktor Ekonomi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Ekonomi di Kabupaten Bojonegoro tengah mengalami pertumbuhan. Hal itu dibuktikan dengan keluarnya Bojonegoro dari 10 besar kabupaten termiskin di Jawa Timur.

Namun, hal itu belum berdampak sepenuhnya pada kondisi di lingkup keluarga. Sebab, sesuai data yang ada di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro,  faktor ekonomi masih menjadi penyebab paling banyak keluarga melakukan perceraian.

"Tahun 2017 ada 1.077 perceraian yang disebabkan oleh faktor ekonomi," kata Kepala Panitera PA Bojonegoro, Sholikin Jamik, kepada blokBojonegoro.com.

Sedangakan faktor lain, yang juga banyak menjadi penyebab perceraian pada tahun 2017 adalah "perselisihan terus menerus" mencapai 973 kasus. Selain itu faktor lain yang masih tinggi menjadi penyebab perceraian adalah meninggalkan salah satu pihak sebanyak 644 kasus.

Tapi menurut Sholikin Jamik, jumlah itu hanyalah faktor penyebab perceraian. Namun, secara keseluruhan jumlah perceraian selama tiga tahun terakhir selalu mengalami penurunan. "Itu artinya pembangunan Bojonegoro sudah bagus. Itu terbukti dengan menurunnya jumlah perceraian setiap tahunnya," jelas Sholikin Jamik.

Hal itu terlihat dari data jumlah pengajuan perkara yang diterima PA Bojonegoro pada tahun 2015 sebanyak 3.194, pada tahun 2016 ada 3.071, tahun 2017 ada 3.025. " Itu artinya dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan," tegas pria Alumni Fakutus Syari'ah, Universitas Muhamadiyah Surabaya itu. [top/ito]
 


Investigasi

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more