23:00 . Launching BMT, MWC NU Balen Perkuat Ekonomi Umat   |   22:00 . Mayat Pria Mengapung di Bengawan Solo   |   21:00 . Tantangan yang Menantang   |   20:00 . Penjualan Kerajinan Kayu Jati Didominasi Tempat Minum   |   19:30 . Couch Putu Evaluasi Segala Lini   |   19:15 . Persema Sebut Kurang Beruntung   |   19:00 . PSHT Ranting Bubulan Bangun Gedung Sekretariat   |   18:45 . Lampu Stadion Tidak Nyala, Bupati Minta Petugas Diberi Sangsi   |   18:30 . Persibo Menang1-0 Lewat Tendangan Pinalti   |   18:15 . Sempat Ricuh, Penonton Lempari Persema Malang   |   18:00 . Laga Perdana, Obati Kerinduan Suporter   |   17:45 . Pinalti, Kiper Persibo Kartu Kuning   |   17:30 . Persibo Mengancam, Babak Pertama 0-0   |   17:00 . Hadapi Persema, Persibo Gunakan Formasi 4-3-3   |   16:30 . Animo Tinggi, 12 Ribu Tiket Ludes Terjual   |  
Mon, 24 April 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kolom

  • Sunday, 23 April 2017 21:00:18

    Esai Minggu

    Tantangan yang Menantang

    Tantangan yang Menantang Apa Anda senang dengan tantangan? Kalau tidak suka, saya menyarankan Anda untuk mengambil selimut dan tidurlah kembali. Itu akan menghadirkan rasa aman bagi Anda. Karena tantangan akan memacu semangat anda untuk bisa melampauinya.

    read more

  • Thursday, 20 April 2017 13:00:00

    Tiga Pilar Penopang Bojonegoro Semakin Matoh

    Tiga Pilar Penopang Bojonegoro Semakin Matoh Berdasar pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, secara astronomis Kabupaten Bojonegoro terletak pada posisi 112°25´-112°09´ BT dan 6°59´-7°37´ LS, serta jumlah penduduk sebesar 1.450.889 jiwa. Luas dan banyaknya penduduk ini tidak dapat dipungkiri bahwa Bojonegoro bisa semakin Matoh. Hal ini juga sesuai dengan jargon masa pemerintahan Bupati Suyoto, M.Si yaitu ‘Bojonegoro Matoh’. Bupati Suyoto juga membuat lagu dengan judul ‘Bojonegoro Matoh’. Salah satu lirik yang bisa digarisbawahi adalah Bojonegoro semangat berbenah, Bojonegoro tak henti berkarya, Bojonegoro semua pasti suka, Bojonegoro matoh. Pada lirik ini sangat memotivasi masyarakat untuk selalu membuat inovasi-inovasi yang bisa menjadikan Bojonegoro lebih matoh di-era selanjutnya.…

    read more

  • Tuesday, 18 April 2017 09:00:00

    Refleksi RA. Kartini

    Kartini, Kyai Sholeh Darat dan Kitab Tafsir Faidhur-Rohman

    Kartini, Kyai Sholeh Darat dan Kitab Tafsir Faidhur-Rohman Setiap tanggal 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Peringatan yang merujuk pada lahirnya Raden Ajeng Kartini, 21 April 1879. Kartini hidup pada zaman ketika kekuatan budaya masyarakat sangat permisif memandang perempuan. Zaman ketika budaya feodalisme dan patriaki masih dijunjung tinggi di bumi Nusantara. Zaman ketika perempuan harus menanggung “double colonisation” (Kirsten Holst Petersen & Anna Rutherford, Beginning Postcolonialism, 2008). Penjajahan dari bangsa asing dan penjajahan dari bangsa sendiri yakni budaya patriaki.

    read more

  • Monday, 10 April 2017 14:00:00

    Tarik Ulur Relasi Agama dan Negara

    Tarik Ulur Relasi Agama dan Negara Himbauan Presiden Joko Widodo untuk tidak mencampurkan agama dan politik yang disampaikan dalam pidatonya pada saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menuai kritik dari beberapa tokoh politik. Pernyataan presiden tersebut dikritik tidak punya pijakan sejarah. Namun kritik itu tak menyurutkan pikiran dan langkah politik, pada saat meresmikan Masjid Arifah Istiqomah Ponpes Khalifatullah Singo Ludiro, Sukoharjo Jawa Tengah, dalam pidatonya presiden kembali mengingatkan semua elemen bangsa untuk tidak mempolitisasi agama. Presiden Joko Widodo juga mengklarifikasi bahwa tidak ada pikiran politik atau kehendak untuk memisahkan agama dan politik atau negara, namun menegaskan bahwa hubungan antara…

    read more

  • Thursday, 23 March 2017 12:00:00

    Catatan 63 Tahun GMNI

    GMNI, Paradigma Baru Gerakan Kebangsaan

    GMNI, Paradigma Baru Gerakan Kebangsaan Pada 23 Maret 2017, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merayakan ulang tahun ke 63 sejak didirikan pada 1954. Momentum ini menjadi sangat tepat untuk melihat kembali politik kebangsaan ditengah menguatnya gelombang gerakan politik yang lekat dengan sektarianisme, primordialisme dan fundamentalisme. Namun, disisi lain juga semakin menguatnya arus globalisasi yang terkesan menjadi antitesa dan saling berhadapan secara vis-à-vis.

    read more

  • Wednesday, 15 March 2017 12:00:18

    Catatan Hari Perempuan Internasional

    Nyai Ontosoroh, Buih Perlawanan dan Feminisme

    Nyai Ontosoroh, Buih Perlawanan dan Feminisme Jangan sebut aku perempuan sejati jika hidup berkalang lelaki, tapi bukan berarti aku tidak butuh laki-laki untuk dicintai. (Nyai Ontosoroh) – Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer. Kutipan itu adalah perkataan Nyai Ontosoroh, salah satu karakter dalam Tetralogi Bumi Manusia, hasil kerja kreatif Pramoedya Ananta Toer saat menjadi tahanan politik Orde Baru (Orba) di Pulau Buru.

    read more

  • Thursday, 09 March 2017 09:00:03

    Perempuan, Kesetaraan dan Kesenjangan yang Tak Disadari

    Perempuan, Kesetaraan dan Kesenjangan yang Tak Disadari Peringatan Hari Perempuan Internasional bagi sebagian perempuan menjadi moment untuk menyuarakan tuntutan akan hak mereka. Ya..bagi para aktivis feminis, 8 Maret menjadi wujud pengingat kebangkitan perempuan dari kungkungan budaya patriarki dan tahapan awal menuntut kesetaraan gender sehingga patut diperingati. Banyak hal dipersiapkan mereka menyambut peringatan rutin tahunan ini.

    read more

  • Monday, 27 February 2017 21:30:07

    Dilema Punk di Bojonegoro

    Dilema Punk di Bojonegoro Kemarin (25/02/2016) operasi yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Bojonegoro berhasil merazia anak punk untuk dilakukan pembinaan. Berdasarkan berita online di blokbojonegoro.com, ada dua anak SMP yang ikut terjaring razia tersebut.

    read more

  • Tuesday, 07 February 2017 11:00:00

    Menunggu Pemimpin yang Pro Bengawan Solo

    Menunggu Pemimpin yang Pro Bengawan Solo Gesang Martopawito memberikan kesaksian betapa indah sungai Bengawan Solo di masa lalu. Kesaksian itu diungkapkan lewat lagu yang diciptakannya pada musim kemarau panjang tahun 1940. Saat itu dia berada di tepian Bengawan Solo dan melihat anak-anak desa main sepakbola di hamparan pasir tengah bengawan.

    read more

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 18 April 2017 15:00:23

    Deklarasi AMSI di Jakarta

    Turut Deklarasi AMSI, bB dan bT Bertekad #Berantas Hoax

    Turut Deklarasi AMSI, bB dan bT Bertekad #Berantas Hoax Blok Media Group (blokBojonegoro.com dan blokTuban.com) turut serta dalam kegiatan Deklarasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang dilaksanakan di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2017).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 19 April 2017 06:00:00

    Blok Buku

    Belajar Kepemimpinan dari Bojonegoro

    Belajar Kepemimpinan dari Bojonegoro Sebagai salah satu daerah yang dulunya dipandang miskin, kolot dan sangat dekat dengan konflik, Bojonegoro berangsur berubah. Dengan role model yang diterapkan Bupati Bojonegoro, Suyoto (Kang Yoto), gaung dari kota ledre ini perlahan menunjukan tajinya. Akses jalan rusak membaik, pendidikan berangsur meningkat dan pelan tapi…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more