07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?   |   23:00 . Gagal Panen, Warga Sudu Pilih Potong Padi untuk Pakan Ternak   |   22:00 . KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI   |   21:00 . Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada   |   20:00 . Hendak Menyeberang, Pelajar di Baureno Dihantam Sepeda Motor   |   19:00 . Pembuatan Kotak Suara Pilkada Capai 80 Persen   |   18:00 . Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal   |   17:00 . Bagaimana Sikap Muslim Terhadap Non Muslim   |   16:00 . Anak Manja Ingin Berbuka, Bermain Aja di Taman Rajekwesi   |   15:00 . Stok Darah di Bojonegoro Hanya Sampai Pertengahan Puasa   |   14:00 . Efisiensi Waktu, 4 SMA Negeri Diberikan Aturan Khusus   |   13:00 . Diduga Sakit, Petani Ngraseh Meninggal Dunia di Sawah   |   12:00 . Bom Surabaya Libatkan Anak, BP3AKB Sebut; Salah Orang Tua   |   11:00 . SMA Terbagi 6 Zonasi, SMK Bebas   |   10:00 . Awal Puasa, Konsumen Barang Elektronik Meningkat   |  
Tue, 22 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 February 2018 12:30:05

Pilkada Bojonegoro 2018

Setelah Dapat Nomor, Paslon Dilarang Iklan di Media Massa

Setelah Dapat Nomor, Paslon Dilarang Iklan di Media Massa

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Setelah Pasangan Calon (Paslon) Bupati maupun Wakil Bupati Bojonegoro mendapatkan nomor urut, Selasa (13/2/2018),  semua pasangan calon tanpa terkecuali dilarang beriklan di media massa. Aturan tersebut, akan berlaku ketika mulai masa kampanye, tepatnya pada tanggal 15 Februari 2018.

Pelarangan iklan tersebut, lantaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memfasilitasi paslon untuk beriklan. Serta, pelarangan itu juga sudah tercantum dalam undang-undang dan peraturan KPU pusat, serta ketika memasuki masa kampanye media massa hanya diperbolehkan memberitakan aktivitas calon saja.

"Setelah ditetapkan dan sudah mendapatkan nomor urut, paslon tidak diperbolehkan memasang iklan di media massa apapun," terang Devisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Mustofirin.

Untuk pemberitaan sendiri, diperbolehkan asalkan pemberitaan tersebut tidak terdapat unsur-unsur iklan. Namun, jika pemberitaan itu berisi tentang meyakinkan pemilih dan mempromosikan baru tidak diperbolehkan.

"Kalau untuk iklan KPU nanti yang mengatur. Jadi selama 14 hari sebelum hari tenang, paslon diperbolehkan untuk beriklan," lanjut Mustofirin.

Sementara itu, Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bojonegoro, M Yasin menegaskan, bagi paslon yang ketahuan beriklan atau berkampanye lewat media massa akan dikenakan sanksi. Bahkan, sanksi yang paling berat adalah hingga pembatalan keikutsertaan paslon dalam Pilkada 2018 ini.

"Misalkan dia beriklan, mempromosikan dirinya di media massa cetak atau elektronik, kemudian dikasih teguran tapi tidak diindahkan, maka bisa dibatalkan sebagai paslon," pungkas Yasin, setelah mengikuti rapat pleno penetapan paslon.[din/ito]


Politik dan Pemilu

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more