18:00 . Peserta Jamkesda Akan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan   |   17:00 . DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak   |   16:00 . Joget 'Holic' Ramaikan Kampanye Akbar Paslon 3   |   15:00 . Agar Kampanye Nyaman, Simpatisan Diperiksa   |   14:00 . PMI Kerahkan Relawan Tim Medis Saat Kampanye   |   13:00 . Pertahankan Tradisi, Ada Ketupat di Pintu Rumah Warga Bubulan   |   12:00 . Minggu Besok, KPU Target Distribusi Logistik Selesai   |   11:00 . Hari Ini KPUD Distribusikan Logistik untuk 11 Kecamatan   |   10:00 . Pencinta Skateboard Keliling Jalan Protokol   |   09:00 . Dinas Perdagangan Klaim Stok LPG Aman   |   08:00 . Mendekati Pilkada, PMII Bojonegoro Ajak Bijak Gunakan Medsos   |   07:00 . 8 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Kita Mudah Stres   |   23:00 . Harga Elpiji Capai Rp40 Ribu, Disdag Nilai Ada Oknum Nakal   |   22:00 . Dua Pangkalan Elpiji Nakal Disanksi Disperindag   |   21:00 . Lapar...!! Singgah Aja di Bang Bara Timur SPBU Balen    |  
Fri, 22 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 28 August 2017 17:00:11

Ahmad Rizani, Guru yang Lahirkan Atlet dari Pinggiran Kota

Telaten Gembleng Atlet Hingga Mumpuni

Telaten Gembleng Atlet Hingga Mumpuni

Reporter: M Safuan
 
blokBojonegoro.com -
Prestasi yang ditorehkan seorang murid tentu tak terlepas dari peran guru yang telah mencurahkan ilmu untuk kesuksesannya. Termasuk dalam hal olahraga, seorang atlet bisa sukses meraih medali dengan semangat serta ketelatenan pelatih untuk menggemblengnya. Seorang pelatih pasti puas jika anak didiknya sukses dan meraih prestasi gemilang.

Hal itu pula lah yang dirasakan Ahmad Rizani, salah satu guru olahraga di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Purworejo, Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro  yang piawai menjadikan siswa pinggiran Kota Bojonegoro menjadi atlet atletik yang mewakili Kabupaten di tingkat Provinsi hingga Nasional. Siswa didiknya berprestasi hingga tingkat Nasional di Palembang pada ajang Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga   Madrasah (Aksioma) pada 2015 yang lalu.

"Murid saya, Sugianti meraih juara pertama sekaligus mendapat medali emas dengan membawa nama harum Bojonegoro," ujar Rizani.


Rizani mengaku, selama ini mencari siswa yang sungguh-sungguh dan bertekad kuat mengikuti arahannya. Dia cukup lega karena atletik merupakan salah satu pelajaran yamg masuk dalam ekstrakulikuler di Madrasahnya.

Pria asli Desa Bendo, Kecamatan Kapas itu selalu menanamkan rasa percaya diri dan yakin kepada semua siswa akan kemampuan yang dimiliki. Tentunya dengan latihan rutin yang harus dijalani.

Selama ini, Rizani selalu memberikan latihan atletik tiga sampai emoat kali setiap minggunya, itu pun waktu latihannya hanya 60 menit saja dimulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB.

"Maklum tempat latihannya di halaman madrasah, itu pun masih di lingkup Yayasan Pondok Pesantren, jadi menyesuaikan waktu yang kosong untuk siswa," ungkap pria kelahiran 1987 saat ditemui blokBojonegoro.com.

Walaupun begitu tak menjadi hambatan bagi pria lulusan Universitas Malang untuk memberikan menu latihan kepada anak didiknya  agar kemampuan yang dimilikinya terus bisa terasah. Sesekali para siswa diajak berlatih di tempat lain.

"Kadang saya memberikan latihan dipinggir jalan raya, karena terbatasnya tempat latihan, bahkan anak saat latihan Lari tidak memakai sepatu," tambah Rizani.

Meski tempat latihan memanfaatkan tempat seadanya tak menghalangi dirinya, untuk menciptakan suasana hangat saat memberikan menu latihan. Berkat kesungguhannya dan kemampuan yang dimiliki, kini Rizani tergabung  dalam Persatun Atletik Seluruh Indonesia (PASI)  Bojonegoro. Bahkan, beberapa waktu lalu dirinya didaulat menjadi salah satu pelatih yang tergabung  pada Pusat Latihan Kabupaten (PuslatKab).

"Saya berharap, bibit muda yang ada di Bojonegoro ini, dapat terbina dengan baik dan nantinya dapat membawa nama harum Kabupaten Bojonegoro," harap Rizani. [sof/lis]


Profil & Humaniora

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more