10:00 . Jumlah Parpol Calon Peserta Pemilu Bertambah   |   09:00 . Kasus Penipuan Calon Perangkat Desa Dihentikan?   |   08:00 . Manajemen: Tekanan, dari Telpon Hingga Minta Uang   |   07:00 . 3 Cara Restoran Membuat Anda Memesan Lebih Banyak   |   06:00 . Stok Tabung Elpiji Melon Baru Terserap 6,5 Juta   |   22:00 . Merasa Dicurangi Wasit, Persibo Lapor Asprov   |   21:00 . Manajemen: Kekalahan Persibo Karena Faktor Non Teknis   |   20:00 . BPKAD Gelar Bimtek Transaksi Non Tunai   |   19:30 . Luka Parah, Sopir Dump Truk Meninggal di Lokasi   |   19:00 . BPJS Bergantung Subsidi Pemerintah   |   18:00 . Truk Fuso Vs Dump Truk, Jalan Bojonegoro-Babat Macet   |   17:00 . 2 Pasangan Diamankan Satpol PP, 1 Ngaku Nikah Siri   |   16:30 . Banyak Keputusan Memihak, Suporter Blokade Pintu Keluar Wasit   |   16:00 . Kalah 1-2 dari Aceh United, Harapan Persibo Pupus   |   15:30 . Keputusan Wasit Kontroversi, Persibo Tetap Bermain Menyerang   |  
Thu, 14 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 25 November 2017 10:00:04

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Tubuhnya sudah tidak bisa berdiri tegap lagi, langkanya pun sudah tidak cekatan. Namun, etos pengabdiannya perlu untuk dicontoh karena bekerja untuk kemaslahatan umat. Hal itulah yang dilakukan oleh warga Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Sukandar yaitu sebagai marbut di masjid setempat.

Masjid Sabilil Mutaqin yang terletak di jalan raya Bojonegoro-Cepu turut Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam itu, menjadi tempat sang kakek 82 tahun tersebut untuk mengabdikan dirinya di hari tua.

Sukandar mengaku, sudah sejak 3 tahun lalu, menjadi seorang marbot atau petugas kebersihan masjid. Dia mengaku, waktu masjid ini baru berdiri dirinya dilarang takmir untuk meninggal kan masjid ini, yang artinya harus merawat masjid tersebut. Sehingga dia melakukan kegiatan bersih-bersih masjid hingga saat ini.

"Kadang bersih-bersihnya lama. Soalnya tenaganya sudah tidak mempuni," beber pria yang mengaku duda itu.

Sebenarnya dia juga pernah dibantu  teman lain untuk bersih-bersih tapi teman tersebut tidak betah, dan akhirnya dirinya harus sendirian menjadi marbot untuk membersihkan masjid setiap hari.

Menurutnya, merawat masjid memang butuh ketlatenan. Sebab, selama ini banyak marbot yang tidak betah merawat masjid. Biasanya dirinya harus bangun sekitar 2.30 dinihari. Bagun tidur untuk melakukan bersih-bersih masjid sebelum sholat subuh.

"Terkadang merasa heran, masjid ini sering sepi. Terkadang merangkap azan juga menjadi imam," kata Sukandar.

Dulu, lanjut cerita Sukandar, dirinya pernah menjalani pekerjaan di penggilingan padi dan penjual galon isi ulang air minum. Namun, setelah masa tua ini dirinya lebih banyak menghabiskan waktu untuk merawat masjid. [Top]
 


Profil & Humaniora

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more