09:00 . Khofifah Sebut Pasar Bojonegoro Perlu Dirikan Pos   |   08:00 . Pedagang Pasar Bojonegoro Keluhkan Harga ke Khofifah   |   07:00 . Minum Jus Buah Tiap Hari Tingkatkan Potensi Obesitas pada Anak   |   06:00 . Ajak Manfaatkan Lahan Kosong untuk Ditanami   |   23:00 . Ramadan Momen Terbaik Jualan Kembang Api   |   22:00 . LPA Bojonegoro Berharap Anak-anak Terhindar Terorisme   |   21:00 . LPA Bojonegoro Kolaborasi dengan Les Basa   |   20:00 . Setting Time Pasca Pengecoran Diperkirakan Selama Tiga Hari   |   19:00 . Kampus Ungu Ajak Pramuka Jadi Tentara Kesehatan Remaja   |   18:00 . Ratusan Warga dan Santri Gubug Taqrib Gelar Haul Istri Nabi Muhammad SAW   |   17:00 . Hukum Baca Shalawat dan Radhiyallahu Anhu Saat Tarawih   |   16:00 . Kreatif, Meriam Mainan Jadi Teman Penunda Lapar   |   15:00 . Ramadan, Es Cincau Purwosari Laris Manis   |   14:00 . 1.751 Hektar di Dua Kecamatan Padinya Terancam Tak Berisi   |   13:00 . Kajian Ramadan PD Muhammadiyah, Tekankan untuk Berpolitik   |  
Mon, 28 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 25 November 2017 10:00:04

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Tubuhnya sudah tidak bisa berdiri tegap lagi, langkanya pun sudah tidak cekatan. Namun, etos pengabdiannya perlu untuk dicontoh karena bekerja untuk kemaslahatan umat. Hal itulah yang dilakukan oleh warga Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Sukandar yaitu sebagai marbut di masjid setempat.

Masjid Sabilil Mutaqin yang terletak di jalan raya Bojonegoro-Cepu turut Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam itu, menjadi tempat sang kakek 82 tahun tersebut untuk mengabdikan dirinya di hari tua.

Sukandar mengaku, sudah sejak 3 tahun lalu, menjadi seorang marbot atau petugas kebersihan masjid. Dia mengaku, waktu masjid ini baru berdiri dirinya dilarang takmir untuk meninggal kan masjid ini, yang artinya harus merawat masjid tersebut. Sehingga dia melakukan kegiatan bersih-bersih masjid hingga saat ini.

"Kadang bersih-bersihnya lama. Soalnya tenaganya sudah tidak mempuni," beber pria yang mengaku duda itu.

Sebenarnya dia juga pernah dibantu  teman lain untuk bersih-bersih tapi teman tersebut tidak betah, dan akhirnya dirinya harus sendirian menjadi marbot untuk membersihkan masjid setiap hari.

Menurutnya, merawat masjid memang butuh ketlatenan. Sebab, selama ini banyak marbot yang tidak betah merawat masjid. Biasanya dirinya harus bangun sekitar 2.30 dinihari. Bagun tidur untuk melakukan bersih-bersih masjid sebelum sholat subuh.

"Terkadang merasa heran, masjid ini sering sepi. Terkadang merangkap azan juga menjadi imam," kata Sukandar.

Dulu, lanjut cerita Sukandar, dirinya pernah menjalani pekerjaan di penggilingan padi dan penjual galon isi ulang air minum. Namun, setelah masa tua ini dirinya lebih banyak menghabiskan waktu untuk merawat masjid. [Top]
 


Profil & Humaniora

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more