17:00 . Kreatif, Warga Sidodadi Sediakan Ojek Grobak   |   16:00 . DPU Siap Cairkan Hutang Akhir Bulan Ini   |   15:00 . Kadisdik: LPJ BOS Harus Selesai Sebelum Bupati Lengser   |   14:30 . BPBD Kirim 750 Nasi Bungkus dan Makanan Siap Saji   |   14:00 . 3 Kecamatan Banjir Bandang, 2 Terkena Luapan Sungai   |   13:30 . Kades Sukosewu; 700 Lebih Rumah Warga Terendam Banjir   |   13:00 . Ruang Kelas Terendam, Siswa SMPN 1 Sukosewu Libur   |   12:00 . Banjir, Saatnya Berenang Gratis   |   11:00 . Kontraktor Demo Tuntut Pemkab Bayar Hutang   |   10:00 . 6 Desa di Sukosewu Terendam, Petugas Siaga   |   09:00 . Puluhan Rumah Terendam, Akses Jalan Sukosewu Lumpuh   |   08:00 . Padi Siap Panen Rusak Diterjang Banjir Bandang   |   07:00 . Cinta yang Hilang dan 6 Alasan Lain Perselingkuhan   |   06:00 . Hujan Deras, Wilayah Selatan Bojonegoro Diterjang Banjir   |   02:00 . Petir Menggelegar Hingga Listrik Padam Iringi Kedatangan Banjir   |  
Thu, 22 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 25 November 2017 10:00:04

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Tubuhnya sudah tidak bisa berdiri tegap lagi, langkanya pun sudah tidak cekatan. Namun, etos pengabdiannya perlu untuk dicontoh karena bekerja untuk kemaslahatan umat. Hal itulah yang dilakukan oleh warga Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Sukandar yaitu sebagai marbut di masjid setempat.

Masjid Sabilil Mutaqin yang terletak di jalan raya Bojonegoro-Cepu turut Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam itu, menjadi tempat sang kakek 82 tahun tersebut untuk mengabdikan dirinya di hari tua.

Sukandar mengaku, sudah sejak 3 tahun lalu, menjadi seorang marbot atau petugas kebersihan masjid. Dia mengaku, waktu masjid ini baru berdiri dirinya dilarang takmir untuk meninggal kan masjid ini, yang artinya harus merawat masjid tersebut. Sehingga dia melakukan kegiatan bersih-bersih masjid hingga saat ini.

"Kadang bersih-bersihnya lama. Soalnya tenaganya sudah tidak mempuni," beber pria yang mengaku duda itu.

Sebenarnya dia juga pernah dibantu  teman lain untuk bersih-bersih tapi teman tersebut tidak betah, dan akhirnya dirinya harus sendirian menjadi marbot untuk membersihkan masjid setiap hari.

Menurutnya, merawat masjid memang butuh ketlatenan. Sebab, selama ini banyak marbot yang tidak betah merawat masjid. Biasanya dirinya harus bangun sekitar 2.30 dinihari. Bagun tidur untuk melakukan bersih-bersih masjid sebelum sholat subuh.

"Terkadang merasa heran, masjid ini sering sepi. Terkadang merangkap azan juga menjadi imam," kata Sukandar.

Dulu, lanjut cerita Sukandar, dirinya pernah menjalani pekerjaan di penggilingan padi dan penjual galon isi ulang air minum. Namun, setelah masa tua ini dirinya lebih banyak menghabiskan waktu untuk merawat masjid. [Top]
 


Profil & Humaniora

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more