21:00 . Disbudpar Apresiasi Pengelolaan Desa Wisata Bojonegoro   |   20:00 . Jembatan Mini di Dander Waterpark Siap Digunakan   |   19:00 . Surat Tugas Habis, PPP Bojonegoro Tetap Usung Kang PD   |   18:00 . Asidewi: SDM Pengelola Desa Wisata Perlu Peningkatan Kapasitas   |   17:00 . Petani Bendo Keluhkan Hama Jamur Tanaman Padi   |   16:00 . EMCL Apresiasi Osis SMPN Purwosari   |   15:00 . Di Bojonegoro ada 1090 Siswa Inklusi   |   14:00 . DPRD Minta Proyek Dihentikan   |   13:00 . Kecelakaan Truk di Kalitidu, 5 Orang Luka-luka   |   12:00 . Berniat Mendahului, Sesama Truk Tabrakan di Panjunan   |   11:00 . DPRD, Dishub dan Polres Sidak Jalan Veteran   |   10:00 . Kurangnya Rambu Peringatan, Proyek Jalan Veteran Berbahaya   |   09:00 . Bersyukur, Perangkat Desa Mojoranu Santuni Anak Yatim   |   08:30 . Desa Wisata di Bojonegoro Masih Perlu Banyak Pembenahan   |   08:00 . Difteri di Bojonegoro Tinggi di 2012, Terus Sekarang?   |  
Fri, 15 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 August 2017 08:00:00

Resmi Dilaunching, Ini Makna Logo HJB 340

Resmi Dilaunching, Ini Makna Logo HJB 340

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 340 tahun 2017 secara resmi diluncurkan oleh Asisten Pemkab  Bojonegoro, di pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro. Hal itu dilakukan setelah beberapa waktu lalu jingle resmi 'Bersatu Melangkah Maju'.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto menuturkan, bahwa logo 340 peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro merupakan hasil karya putra asli Bojonegoro, Aditio Tantra Danang Wisnu Wardhana warga jalan Dr. Suharso nomor 39 RT.07/RW.02 Kelurahan Mojokampung Bojonegoro.

"Secara keseluruhan logo tersebut merupakan hasil interpretasi dari beberapa hal yang telah terjadi di Kabupaten Bojonegoro mulai dari aspek Geografis, Biologis serta Sosiologis masyaralat Bojonegoro," tuturnya.

Dijelaskan Heru, secara besar pembagian beberapa aspek tersebut dapat dilihat secara jelas dari karateristik yang muncul dalam setiap angka-angka mulai dari angka 3, 4 dan 0 sendiri. "Filosofi yang terkandung dalam logo HJB 340 ini adalah dari segi warna," jelasnya.

Selain itu penggunaan warna dasar pada ketiga angka mengartikan, setiap angka mempunyai arti dan makna tersendiri. Hal tersebut juga menggambarkan bahwa selama 340 tahun Kabupaten Bojonegoro telah hadir dan menjadi makna bagi masyarakat Bojonegoro sendiri. Serta perbedaan warna dasar tersebut juga merupakan bahwa kondisi Kabupaten yang senantiasa dinamis.

Sedangkan penggunaan warna dominan biru pada angka '3' mempunyai arti bahwa Kabupaten Bojonegoro senantiasa percaya diri untuk menatap masa depan serta senantiasa siap menghadapi tantangan-tanganan yang akan datang nantinya. Penggunaan warna dominan kuning pada angka '4' mempunyai arti bahwa Kabupaten Bojonegoro akan terus senantiasa berinovasi dan berkreasi demi kemajuan daerah serta masyarakat Bojonegoro.

Begitu pula penggunaan warna dominan merah pada angka '0' merupakan perwujudan bahwa masyarakat Bojonegoro yang berani dalam bersikap dan bertindak. "Sedangkan secara posisi angka akan terlihat jelas bahwa susunan angka perlahan-lahan naik. Hal tersebut mempunyai arti bahwa perkembangan Bojonegoro selama 340 tahun diharapkan akan terus meningkat setelah peringatan hari jadi tersebut," jelasnya.

Ditambahkan, susunan tersebut juga berarti bahwa apabila seluruh unsur di dalam Kabupaten Bojonegoro bersatu untuk melangkah maju, maka Kabupaten Bojonegoro nantinya akan mencapai puncak kejayaan.

Angka 3 yang didominasi warna biru juga dengan ornamen aliran air, yang berupa sungai merupakan gambaran bahwa Kabupaten Bojonegoro tidak lepas dari peran lingkungan dalam hal ini adalah sungai Bengawan Solo, yang menjadi sumber air bagi sebagian masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

Penggambaran nyala api dalam angka '4' merupakan perwakilan dari salah satu obyek wisata yang terkenal di Kabupaten Bojonegoro yaitu Kayangan Api. Nyala api yang terdapat di Kayangan Api tidak pernah padam. Selain itu nyala api tersebut juga gambaran bahwa Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu lumbung energi sehingga perkembangan eksploitasi Sumber Daya Alam tersebut bisa membawa manfaat untuk hajat hidup Masyarakat Bojonegoro.

"Terjadinya sambungan antara angka '4' dan '0' merupakan harapan agar nantinya Sumber Daya Alam yang berupa minyak dan gas dapat senantiasa bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro," imbuh Heru.

Mantan Camat Margomulyo itu menerangkan pula penggambaran angka '0' dengan terapat tanaman menggambarkan bahwa masyarakat Bojonegoro terus tumbuh dan berkembang kearah yang lebih baik. Angka '0' ini menggamnbarkan karakteristik sosial masyarakat Bojonegoro yang senantiasa bersatu untuk melangkah maju.

Sehingga semangat untuk terus berjuang dan tumbuh berkembang diwakili oleh tanaman yang dibawa dan terus tumbuh ke atas bahkan melewati batas angka yang telah ada. Sebuah kain batik khas Bojonegoro yang bermotif sapi dan daun tembakau yang berada diantara angka '4' dan '0', merupakan gambaran bahwa Kabupaten Bojonegoro tidak akan pernah melupakan adat istiadat dan budaya yang telah ada di Kabupaten Bojonegoro sejak dulu.

"Gambar tersebut juga menunjukkan bahwa Kabupaten Bojonegoro akan senantiasa bangga dan terus berinovasi dengan produk-produk lokal," terangnya.

Sementara itu penggunaan huruf yang tegak dalam kata 'BOJONEGORO' menunjukkan bahwa Kabupaten Bojonegoro akan tetap tangguh, kuat dan tegas dalam menghadapi berbagai tantangan nantinya. Hal tersebut dipertegas dengan warna hitam dalam kata tersebut. Warna hitam menunjukkan suatu tekad yang kokoh untuk terus melangkah maju.

Tiga bulu anak panah warna biru sebelum tulisan 'BERSATU MELANGKAH MAJU', mengartikan bahwa Kabupaten Bojonegoro merupakan Kabupaten yang visioner sehingga senantiasa menatap masa depan dengan penuh harapan.

Jumlah bulu anak panah yang lebih dari satu, menandakan bahwa untuk membuat Kabupaten Bojonegoro maju tidak bisa hanya satu aspek saja, sehingga diharapkan semua aspek akan bersatu untuk bersama-sama turut serta demi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.

Untuk penggunaan warna biru dalam Tagline 'BERSATU MELANGKAH MAJU', menggambarkan bahwa untuk bersatu dan melangkah maju diperlukan rasa percaya diri, sehingga apapun kesulitannya ketika dihadapi secara bersama-sama dan penuh percaya diri maka akan bisa membawa kearah yang tepat. Menuju kearah Kabupaten Bojonegoro yang maju.

"Jarak antara tulisan 'Bersatu' dalam tagline sengaja dibuat lebih rapat dimaksudkan bahwa segenap unsur dan lapisan  di Bojonegoro harus saling bahu membahas dan bersatu," sebutnya.

Ia berharap dengan dilaunching ini, maka logo resmi sebagai logo yang akan digunakan di semua kegiatan yang berkaitan dengan peringatan maupun kemeriahan HJB Kabupaten Bojonegoro. "Ini merupakan hasil lomba desain logo yang diselenggarakan oleh panitia HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Kabupaten Bojonegoro," pungkas Heru. [zid/mu]


Religi, Sastra & Budaya

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more