17:00 . Karangdayu, Pusat Pengasapan Ikan di Bojonegoro Timur   |   16:00 . Beberapa Anggota Baru Perkuat AMSI Jatim   |   15:00 . 1.326 Pendekar Baru Pagar Nusa Dikukuhkan   |   14:00 . Kedepan, Bojonegoro Akan Bangun Kawasan Ekonomi Kreatif   |   13:00 . Gus Nabil: Jika Tidak Mau Sowan Kepada Kiyai, Silahkan Keluar   |   12:00 . 35 Ribu Peserta Akan Ikuti Upacara Hari Santri   |   11:00 . 'Si Gogor' Ikon Bojonegoro Resmi Dilaunching   |   10:00 . Lha...! Sebagian Lahan SMAN 3 Juga Akan Digusur?   |   09:00 . MoU Bersama, Polri Wajib Ikut Awasi Dana Desa   |   08:00 . Sally: Masyarakat Harus Rencanakan Kehamilan   |   07:00 . Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua   |   06:00 . Pilih Jalan Tengah, Pihak Bank Ganti Rugi   |   20:00 . PKPT At-Tanwir Gelar Makesta di Ponpes Misbahudin   |   19:00 . IDfos: Banyak Celah Kecurangan Seleksi Perangkat Desa   |   18:00 . Petugas Benahi Tiang Listrik dan Kabel di Pasinan   |  
Sat, 21 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 October 2017 08:00:00

Pawai Budaya Hari Jadi Bojonegoro ke-340

Ini Rute Pawai Budaya 7 dan 8 Oktober

Ini Rute Pawai Budaya 7 dan 8 Oktober

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com -
Seperti tahun sebelumnya pawai budaya mulai tingkat SD hingga SMA dan umum digelar bulan Oktober dalam rangka menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-340. Tahun ini pawai budaya tingkat SD dan SMP dilaksanakan Sabtu tanggal 7 Oktober 2017, dan keesokannya dilanjutkan tingkat SMA dan umum Minggu 8 Oktober.

Pawai budaya Hari Jadi Bojonegoro ke-340 mengusung tema "Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Budaya, Sejarah, Adat dan Tradisi Kearifan Lokal Dalam Upaya Membentuk Karakter Bangsa Untuk Mewujudkan Bojonegoro Bersatu Melangkah Maju" itu diikuti ratusan peserta.

Suyanto, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro mengatakan, salah satu tujuan pawai budaya untuk menggali potensi sebagai daerah kunjungan wisata atau wisatawan ialah dengan melaksanakan event-event tahunan.

"Karena selain meningkatkan kreatifitas dan produktifitas seniman, tentunya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap jenis ragam bentuk dan keunikan serta keindahan kekayaan seni," jelas Suyanto.

Secara teknis pelaksanaan, dia menyebutkan, jika nanti setiap kontingen diwajibkan mengikuti arak-arakan mulai start hingga finish. Pemberangkatan di jadwalkan pukul 10.00 WIB, masing-masing kelompok akan menyajikan berbagai macam atraksi, dengan batas waktu 2 menit di depan panggung kehormatan.

Start dimulai dari depan Pendopo Malowopati Jalan P. Mastumampel menuju ke utara ke kiri Jalan Imam Bonjol dan terus melewati Jalan Mastrip. Setelah itu peserta akan belok kiri menuju Jalan MH. Thamrin ke ara Jalan Panglima Sudirman dan lurus terus hingga Jalan Teuku Umar.

"Kemudian peserta melewati Jalan Wr. Supratman dan Jalan Rajawali. Selanjutnya finish di depan SDK Katholik St. Paulus," terangnya.

Rute ini akan dipakai juga peserta pawai tingkat SMA sederajat dan Umum yang diselenggarakan pada 8 Oktober dengan jumlah ketentuan peserta sama, yakni 50 minimal dan 100 peserta maksimal.

Sampai sekarang untuk tingkat SD ada 26 sinopsis yang sudah masuk dari 32 Pendaftar. Sedangkan kategori umum sudah ada 28 sinopsis yang masuk dari 41 pendaftar. [oel/mu]


Religi, Sastra & Budaya

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more