07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?   |   23:00 . Gagal Panen, Warga Sudu Pilih Potong Padi untuk Pakan Ternak   |   22:00 . KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI   |   21:00 . Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada   |   20:00 . Hendak Menyeberang, Pelajar di Baureno Dihantam Sepeda Motor   |   19:00 . Pembuatan Kotak Suara Pilkada Capai 80 Persen   |   18:00 . Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal   |   17:00 . Bagaimana Sikap Muslim Terhadap Non Muslim   |   16:00 . Anak Manja Ingin Berbuka, Bermain Aja di Taman Rajekwesi   |   15:00 . Stok Darah di Bojonegoro Hanya Sampai Pertengahan Puasa   |   14:00 . Efisiensi Waktu, 4 SMA Negeri Diberikan Aturan Khusus   |   13:00 . Diduga Sakit, Petani Ngraseh Meninggal Dunia di Sawah   |   12:00 . Bom Surabaya Libatkan Anak, BP3AKB Sebut; Salah Orang Tua   |   11:00 . SMA Terbagi 6 Zonasi, SMK Bebas   |   10:00 . Awal Puasa, Konsumen Barang Elektronik Meningkat   |  
Tue, 22 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 31 January 2018 20:30:11

Ratusan Masyarakat Salat Gerhana di Masjid Al-Birru

Ratusan Masyarakat Salat Gerhana di Masjid Al-Birru

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Ratusan masyarakat Bojonegoro baik laki-laki maupun perempuan, berduyun- duyun datang ke Masjid Al-Birru Pertiwi, Rabu (31/1/2018) malam, untuk melaksanakan Salat Gerhana.

Salat dua rakaat itu dimulai sekitar pukul 19.45 WIB dengan Imam, Ustadz Husnul Wadi' Al-hafidz dan Khotib, Ustadz Sholahuddin selaku Direktur Masjid Al-Birru.

Dalam sambutanya pria yang akrab disapa Gus Shola itu menjelaskan, gerhana adalah bukti kebesaran Allah. Sehingga, Allah lah yang berhak mengatur fenomena alam tersebut. Selain itu, kejadian yang terjadi 2,5 tahun sekali itu menunjukan bahwa kekuasaan manusia sangatlah kecil sekali, dibanding dengan kekuasaan Allah SWT.

"Allah maha berkuasa di dunia ini dan menjadi raja semua raja, sehingga berhak mengaturnya," ungkap Gus Shola saat sambutan.

Ia juga menjelaskan, gerhana bulan bukanlah suatu bertanda untuk memperingati sebuah hari kelahiran, hari kematian maupun keluarnya buto ijo, yang sering diceritakan masyarakat zaman dahulu. Akan tetapi, sebagai peringatan untuk lebih menanamkan sebuah rasa takut kepada Allah SWT.

"Di sisi lain, juga perbanyak shadaqoh. Karena, sebuah harta akan dipertanggungjawabkan pada hari akhir nanti," pungkas Gus Shola.[din/lis]


Religi, Sastra & Budaya

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more