21:00 . Peringati Harlah, Teater Giri Gelar Pentas Terbuka   |   20:00 . Sudah Sadar, Kiper Persibo Masih Diobservasi   |   19:00 . Okupansi Hotel Stabil, Diprediksi Meningkat Saat Lebaran   |   18:00 . Manajemen Persibo Sayangkan Kinerja Wasit   |   17:30 . Skor Akhir Lamongan FC vs Persibo, Imbang 1-1   |   16:45 . Awal Babak Kedua, Skor Imbang 1-1   |   16:30 . Dikasari, Kiper Persibo Pingsan dan Masuk UGD   |   16:15 . Menit 18, Persibo Unggul 0-1 atas Tuan Rumah   |   16:00 . Persibo Langsung Serang Pertahanan Lamongan FC   |   13:00 . Porseni Khusus ABK Resmi Dimulai   |   12:00 . Manajemen Persibo Apresiasi Kedua Suporter   |   11:00 . Pemkab Godok Buku Rencana Hidup Bagi Anak   |   10:00 . Rombongan Wisata, Penyelenggara Harus Lapor ke Dishub   |   09:00 . Upacara Harkitnas, Napi Teroris Bacakan Ikrar Kebangsaan   |   08:00 . Kuswiyanto Hadiri Dakwah Dalam Kubur di Ponpes Darussalam   |  
Tue, 23 May 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 22 March 2017 16:00:00

Oknum Wartawan Diduga Memeras

Pelaku Pemerasan Kepala Desa Bukan Wartawan TKP

Pelaku Pemerasan Kepala Desa Bukan Wartawan TKP

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com -
Pasca penangkapan dua oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan terhadap mantan Kades Pejok Kecamatan Kepohbaru, Pimpinan Redaksi (Pimred) media TKP langsung merespon perihal tersebut.

Lantaran merasa dicatut medianya oleh salah satu pelaku, Pimred TKP bernama Muhaimin mendatangi Polres Bojonegoro. Kedatangannya untuk meluruskan BP yang diringkus Polres Bojonegoro bukanlah wartawan media TKP.

"Saya beserta redaksi sengaja datang ke Polres untuk menemui Kapolres mengenai penangkapan oknum wartawan yang mengaku dari Berita TKP, bahwasanya apa yang disampaikan oleh oknum tersebut tidak benar adanya," jelasnya.

Bahkan ia juga meminta tidak hanya dua orang yang mengaku wartawan tersebut. Dalam kasus ini paling tidak pemberi juga harus harus ikut diusut, karena tidak menutup kemungkinan Narto (mantan Kades Pejok) bersedia memberi uang karena merasa bersalah.

Seperti diberitakan, RS (43) warga Desa Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, dan BP (41) warga Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik memeras korban dan mengaku dari wartawan. Keduanya mengaku dari pers utusan Kejati (Kejaksaan Tinggi) Jawa Timur dan menanyakan tentang dana hibah yang menurut kedua terlapor tidak sesuai antara RAB dengan fakta di lapangan.

Keduanya bersedia tidak mempublikasikan hal tersebut dengan syarat membayar sebesar biaya Rp160 juta (untuk biaya medianya). Tapi karena tidak direspon dari korban, kemudian terlapor menurunkan biaya menjadi Rp100 juta.

Korban merasa tertekan dengan kata-kata terlapor, lalu korban memberikan uang sebesar Rp10 juta sebagai uang muka kepada kedua terlapor, sedangkan sisanya akan diberikan pada tanggal 20 Maret 2017 sebesar Rp45 juta, dan tanggal 30 Maret 2017 sebesar Rp45 juta.

Kedua terlapor ini kembali mendatangi rumah korban untuk menagih kekurangan uang yang mereka inginkan, dan saat itulah petugas menangkap kedua pelaku. [oel/mu]

Video bB

Redaksi

  • Saturday, 06 May 2017 21:00:00

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (6/5/2017). Bertempat di Gedung Koesoema Wicitra, Kota Blitar, UKW diikuti sebanyak 47 wartawan online, cetak, televisi dan radio dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jatim.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 08 May 2017 00:00:22

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2000-2009, Prof. Dr. H. Ridlwan Nasir, MA, Sabtu pagi (6/5) meluncurkan biografinya. Buku setebal 370 halaman ini merekam perjalanan hidupnya hingga usia ke 66 tahun.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more