19:00 . Tingkatkan Kaderisasi, PAC IPNU-IPPNU Gelar Makesta   |   18:00 . Hujan Lebat, Tim Rukyat Bojonegoro Gagal Melihat Hilal   |   17:00 . Ikuti, 'Jejak Sang Penyebar Islam'   |   16:00 . Sambut Bulan Ramadhan, Tanamkan Jiwa Berbagi pada Siswa   |   15:00 . Tari Sufi dan Hadrah, Meriahkan Purna Siswa MIN Kepatihan   |   14:00 . Darurat, Bojonegoro Siapkan Raperda Kepemudaan   |   13:00 . Siswi MI Bojonegoro Juara 1 Bulutangkis   |   12:00 . Santunan Jasa Raharja Naik Per Juli Mendatang   |   11:00 . Polres Bojonegoro Siapkan Personel Amankan Ramadhan   |   10:00 . Hobi Sejak Kecil, Kini Bisa Jadi Rupiah   |   09:00 . Anggaran Dikurangi, DPU Sedikit Perbaiki Jalan   |   08:00 . Jelang Puasa, Pedagang Bunga Boreh Raup Untung   |   07:00 . 4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan   |   06:00 . Usai Dibangun, Tersedia 480 Lapak di Pasar Kalitidu   |   22:00 . Satpol PP Tertibkan Banner Salahi Aturan   |  
Fri, 26 May 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 05 May 2017 21:00:32

'Menuju Malowopati 1' Heru Suroso

Matang Berorganisasi dan Wirausaha, Bertekad Sejahterakan Bojonegoro

Matang Berorganisasi dan Wirausaha, Bertekad Sejahterakan Bojonegoro

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Tidak hanya belajar dari pengalaman maupun pendidikan formal, organisasi menjadi tempat belajar dalam menjalani kehidupan yang sesungguhnya. Heru Suroso yang akrab dipanggil Kang Roso mampu menunjukkan kesuksesannya dalam memimpin organisasi, sehingga mempu mengalahkan keterbatasan yang ada pada dirinya.

Lelaki kelahiran Bojonegoro 7 Agustus 1978 itu dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa STAIN Al-Fatah Jayapura tahun 2004-2005, meskipun terlahir dari keluarga miskin daerah pelosok Dusun Ndangilo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Dia juga pernah menjabat PC PMII Jayapura tahun 2004-2005 dan juga Bendahara PW GP Ansor Provinsi Papua 2016-2016.

“Keadilan sosial harus diciptakan untuk memangkas setiap usaha pemiskinan warga dan memberikan perlindungan bagi setiap warga negara,” itu menjadi tekad utama jika Kang Suroso menjadi Bupati Bojonegoro.

Dikisahkan Kang Roso, dirinya terlahir dari keluarga miskin yang jauh dari kecukupan, melihat kondisi rumahnya terbuat dari kayu dan dindingnya dari papan kepang bilah bambu yang reot serta beralaskan tanah. Saat usianya 6 tahun, ia ditinggal Bapaknya bekerja yang tidak kunjung pulang.

Selain itu saat masih duduk di bangku SD II Desa Hagromulyo, ia juga harus membantu perekonomian keluarganya dengan menjadi tukang memilihara sapi, mencari rumput dan tungkel jati untuk dijual. Termasuk mencangkul di sawah, menjual lentung atau minyak mentah dari hasil penambangan sumur tua yang menjadi usaha utama masyarakat setempat.

Usai lulus SD, Kang Roso melanjutkan di MTs Islamiyah Kasiman dan sempat putus sekolah karena harus membantu keluarga sebelum akhirnya dapat menamatkan sekolah MTs. Meskipun tinggal di pelosok, ia mempunyai tekad kuat dalam belajar. Sehingga suami Siti Khodijah melanjutkan sekolah di MAN 1 Bojonegoro dan menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Falah Pacul Bojonegoro.

"Tidak punya biaya, tapi saya punya tekad untuk sekolah dan belajar mengaji. Saya terus terang agar bisa bersekolah di MAN 1 dan mondok di Al-Falah Pacul, alhamdulillah saya bisa sampai lulus," kenangnya.

Begitu lulus MAN 1 Bojonegoro tahun 1998, Kang Roso pergi meninggalkan kota kelahirannya untuk mencari Ibunya Hj. Kartini yang bekerja di Papua. Selama bekerja dan tinggal di Papua, ibunya tidak pernah pulang ke Bojonegoro, sehingga dengan bekal alamat surat yang dikirim ibunya ia bisa bertemu.

Setibanya di Tanah Papua, Kang Roso menjalani pekerjaan menjadi pekerja bangunan, tapi Kang Roso tidak pernah melupakan untuk melanjutkan pendidikan. Sembari bekerja, ia melanjutkan pendidikan sampai lulus Sarjana di STAIN Al-Falah Jayapura. Bahkan sampai lulus Pasca Sarjana di Universitas Cendrawasih Jayapura tahun 2011.

Selama belasan tahun, sekitar 18 tahun di Jayapura banyak pengalaman sampai matang Kang Roso menapaki lika-liku kehidupan. "Sebagai santri dan warga Nahdlatul Ulama, aktif dalam organisasi kepumudaan dan mahasiswa, masyarakat sampai organisasi profesi," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Begitu apa yang diperjuangkannya tercapai dengan sukses, Kang Roso bertekad ingin kembali ke tanah kelahirannya. Tetapi kembalinya Kang Roso ke Bojonegoro bukan untuk berbisnis, namun ingin bersama rakyat Bojonegoro bangkit mewujudkan pembangunan di Bojonegoro sekaligus mewujudkan kondisi ekonomi masyarakat yang sejahtera tanpa kemiskinan.

"Dengan niat yang tulus dan lubuk paling dalam, saya berniat membangun Bojonegoro bersama-sama rakyat. Tanpa pamrih apa-apa yang ada hanya bekerja dengan niat ibadah," tekadnya.

Ditambahkan, pengalaman pahit kehidupan yang dialami sendiri ditambah dengan kesetiaan mendengarkan keluh-kesah warga Bojonegoro memberikan pelajaran berharga, bahwa kemiskinan menjadikan banyak orang kehilangan harkat kemanusiaannya.

Orang-orang miskin tidak hanya butuh belas kasihan dan kebaikan sosial dari orang lain, namun yang lebih penting adalah tatanan atau sistem yang menjadi terwujudkan keadilan sosial. Pasalnya banyak program pembangunan dalam mengurangi kemiskinan justru membenamkan warga dalam situasi kemiskinan yang semakin parah, karena warga miskin tidak pernah diajak berembug dan didengarkan suara untuk merumuskan gagasan dalam mengatasi kemiskinannya. Orang-orang miskin hanya dijadikan obyek pembangunan dan politik. Ini harus diakhiri.

"Dengan tekad mendengarkan dan memanusiakan manusia, mohon d’a dan dukungan untuk maju menjadi Bupati Bojonegoro guna menciptakan tatanan sosial dan sistem pemerintahan yang menjamin keadilan sosial bagi masyarakat Bojonegoro," pungkasnya. [zid/lis]

- Biodata diri :
Nama :  H. Heru Suroso, S.Pd.I , M.Si
Tempat Tanggal Lahir : Bojonegoro, 07 Agustus 1978
Panggilan :  Kang Suroso
Profesi :  Pengusaha
Tempat Lahir :  Dusun Ndangilo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
Nama Istri : Siti Khodijah
Nama Anak :
1. Syifa Ainur Rohmah
2. Syifa Khiyarotun Nikmah

- Pendidikan

1. SDN II Desa Hargomulyo  Kedewan Bojonegoro
2. MTs Islamiyah Kasiman Bojonegoro
3. MAN I Bojonegoro
4. S1 STAIN Al FATAH, Jayapura
5. S2 Ekonomi Pembangunan Universitas Cendrawasih Jayapura

- Karir Organisasi :
1. Ketua Senat Mahasiswa STAIN Al-Falah Jayapura 2004-2005
2. Ketua Umum PC PMII Kota Jayapura 2004-2005
3. Ketua PKC PMII Provinsi Papua dan Papua Barat 2005-2006
4. Pengurus Pusat ASKOPINDO 2016
5. Pengurus Provinsi Papua HIPMI Bidang Organisasi 2016
6. Pengurus Perkindo Provinsi Papu
7. Bendahara PW GP Ansor Provinsi Papua 2014-2016

VISI
Terwujudnya Masyarakat Bojonegoro yang Sehat, Cerdas, Sejahtera, Demokoratis dan
Agamis.

SEMBILAN LANGKAH MISI
1. Mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)dan kehidupan
beragama.
2. Memperbaiki, meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan dalam pemenuhan
kebutuhan dasar warga bojonegoro.
3. Memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku pelayan publik kabupaten
Bojonegoro.
4. Membangkitkan dan mengembangkan program ekonomi unggulan berbasis potensi
lokal.
5.  Memperbaiki dan mengembangkan perwujudan demikrasi, clean and good governance
kabupaten Bojonegoro.
6. Meningkatkan dan memperkuat kapasitas pemerintahan dan kelembagaan desa sebagai
penopang utama terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang cerdas, sehat, makmur,
sejahtera, demokra?s dan agamis.
7. Meningkatkan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berorientasi pada pelestarian
lingkungan dan pemanfaatan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat
8. Meningkatkan kualitas hidup perempuan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi,
sosial dan politik.
9. Meningkatkan perlindungan keamanan dan rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat

- SOSIAL MEDIA
Email        : sahabatsuroso@gmail.com
Facebook        : Kang Suroso
Twiter        : @kangsuroso
WhatsApp    :  +62 812-9113-0185

Video bB

Redaksi

  • Saturday, 06 May 2017 21:00:00

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (6/5/2017). Bertempat di Gedung Koesoema Wicitra, Kota Blitar, UKW diikuti sebanyak 47 wartawan online, cetak, televisi dan radio dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jatim.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 08 May 2017 00:00:22

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2000-2009, Prof. Dr. H. Ridlwan Nasir, MA, Sabtu pagi (6/5) meluncurkan biografinya. Buku setebal 370 halaman ini merekam perjalanan hidupnya hingga usia ke 66 tahun.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more