21:00 . Peringati Harlah, Teater Giri Gelar Pentas Terbuka   |   20:00 . Sudah Sadar, Kiper Persibo Masih Diobservasi   |   19:00 . Okupansi Hotel Stabil, Diprediksi Meningkat Saat Lebaran   |   18:00 . Manajemen Persibo Sayangkan Kinerja Wasit   |   17:30 . Skor Akhir Lamongan FC vs Persibo, Imbang 1-1   |   16:45 . Awal Babak Kedua, Skor Imbang 1-1   |   16:30 . Dikasari, Kiper Persibo Pingsan dan Masuk UGD   |   16:15 . Menit 18, Persibo Unggul 0-1 atas Tuan Rumah   |   16:00 . Persibo Langsung Serang Pertahanan Lamongan FC   |   13:00 . Porseni Khusus ABK Resmi Dimulai   |   12:00 . Manajemen Persibo Apresiasi Kedua Suporter   |   11:00 . Pemkab Godok Buku Rencana Hidup Bagi Anak   |   10:00 . Rombongan Wisata, Penyelenggara Harus Lapor ke Dishub   |   09:00 . Upacara Harkitnas, Napi Teroris Bacakan Ikrar Kebangsaan   |   08:00 . Kuswiyanto Hadiri Dakwah Dalam Kubur di Ponpes Darussalam   |  
Tue, 23 May 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 April 2017 13:00:00

Kenaikan Tarif Listrik Juga Dikeluhkan Warga Bubulan

Kenaikan Tarif Listrik Juga Dikeluhkan Warga Bubulan

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi pelanggan 900 volt ampere (VA), yang ditetapakan pada awal bulan Januari, dan kenaikan kedua pada Maret-April 2017 ini terus dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk warga yang ada di wilayah Bojonegoro selatan, tepatnya Kecamatan Bubulan.

Nuryanti salah satunya. Warga yang tinggal di RT.03/RW.01 Desa/Kecamatan Bubulan itu mengatakan, dirinya terkejut saat mengetahui pemakaian listrik sehari-hari sama, namun pembayaran melonjak drastis,

"Dari biasanya Rp150 ribu per bulan menjadi Rp225 ribu," kata Nur panggilan akrabnya, yang juga merupakan guru honorer di salah satu SD setempat.

Pelanggan lain, Yuliantik warga Desa Clebung, Kecamatan Bubulan juga mengeluhkan terkait naiknya tarif dasar listrik bagi pelanggan 900 VA. Bagi dirinya yang merupakan golongan warga sederhana, namun tetap merasakan imbas dari kenaikan listrik tersebut.

"Biaya membengkak dari Rp100 ribu perbulan menjadi Rp200 ribu," katanya.

Yuli sapaan akrab Yuliantik, dengan penghasilan keluarga yang pas-pasan serta penggunaan listrik yang tidak membutuhkan daya terlalu banyak, dirinya berkeinginan untuk mengajukan permohonan penurunan daya kepada petugas PLN setempat.

"Recananya ini mau mengajukan penurunan daya dari 900 VA manjadi 400 VA, agar kebutuhan keluarga jadi ringan," tandas Yuli. [top/mu]

Video bB

Redaksi

  • Saturday, 06 May 2017 21:00:00

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (6/5/2017). Bertempat di Gedung Koesoema Wicitra, Kota Blitar, UKW diikuti sebanyak 47 wartawan online, cetak, televisi dan radio dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jatim.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 08 May 2017 00:00:22

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2000-2009, Prof. Dr. H. Ridlwan Nasir, MA, Sabtu pagi (6/5) meluncurkan biografinya. Buku setebal 370 halaman ini merekam perjalanan hidupnya hingga usia ke 66 tahun.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more